Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Pelni-BNI Kerja Sama Layanan E-Collection

Selasa 18 Feb 2020 17:30 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) (Persero) hari ini (18/2) resmi menjalin tiga kerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI).

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) (Persero) hari ini (18/2) resmi menjalin tiga kerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI).

Foto: Foto: Humas Ditjen Hubla
Kerja sama Pelni-BNI diharapkan permudah perusahaan mengelola pembayaran muatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) (Persero) hari ini (18/2) resmi menjalin tiga kerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI). Kerja sama tersebut yakni dalam hal cash management system, penggunaan layanan BNI E-Collection untuk optimalisasi aset Pelni, dan penggunaan layanan BNI E-Collection untuk pembayaran muatan kapal.

Baca Juga

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan akan melakukan perubahan yang dapat menunjang kinerja perusahaan. “Terlebih pada tahun ini, perusahaan mulai melakukan diversifikasi bisnis, yakni mengelola dan mengembangkan usaha logistik maritim seperti pada angkutan barang,” kata Yahya, Selasa (18/2).

Dia menjelaskan dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan akan mempermudah perusahaan dalam mengatur dan mengelola pembayaran muatan. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas operasional Pelni.

Dengan begitu, nantinya Pelni juga akan lebih mudah dalam menerima pembayaran sewa atau sharing asset maupun pembayaran biaya muatan kapal oleh pengguna jasa. “Ini juga bisa memudahkan untuk menampung dana deposit transaksi dari agen penjualan,” ujar yahya.

Yahya menambahkan, kerja sama tersebut juga menjadi salah satu upaya Pelni untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Terutama dalam hal pembayaran biaya muatan kapal dan pembayaran sewa sehingga pelanggan semakin mudah dalam berbisnis.

“Pelni sebagai perusahaan pelayaran milik negara, selalu berupaya untuk menjalankan bisnis sesuai dengan prinsip good corporate governance. Baik itu dalam menjalankan kegiatan operasional maupun aktivitas keuangannya,” ujar Yahya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA