Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Cilacap Kirim 10 Ribu Masker untuk TKI di Hong Kong

Selasa 18 Feb 2020 15:15 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Sejumlah warga mengenakan masker melintasi jalan raya di Hong Kong, Senin (10/2). Pemkab Cilacap kirim 10 ribu masker untuk pekerja migran asal Cilacap di Hong Kong. Ilustrasi.

Sejumlah warga mengenakan masker melintasi jalan raya di Hong Kong, Senin (10/2). Pemkab Cilacap kirim 10 ribu masker untuk pekerja migran asal Cilacap di Hong Kong. Ilustrasi.

Foto: AP/Vincent Yu
Pemkab Cilacap kirim 10 ribu masker untuk pekerja migran asal Cilacap di Hong Kong

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mengirim 10 ribu masker untuk pekerja Indonesia asal Cilacap di Hong Kong. Masker-masker itu dikirimkan guna mendukung upaya pencegahan penularan COVID-19.

"Ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Cilacap untuk para pekerja migran asal Cilacap yang bekerja di Hong Kong," kata Sekretaris Daerah Cilacap Farid Ma'ruf di Cilacap, Selasa (18/2).

Pengadaan masker untuk pekerja asal Cilacap di Hong Kong, menurut dia, dilakukan berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap. "Alhamdulillah sudah siap semuanya dengan nilai kurang lebih Rp 40 juta. Dari Baznas Rp 20 juta dan PMI Rp 20 juta," katanya.

Baznas dan PMI sudah menyerahkan bantuan masker tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap untuk segera dikirim ke Hong Kong. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi mengatakan pemerintah daerah mengirimkan bantuan masker karena pekerja asal Cilaca pdi Hong Kong mengeluh kesulitan mendapatkan masker.

"Koordinator Forum Komunitas Warga Cilacap di Hong Kong Sri Martuti alias Judy telah bersurat ke Bapak Bupati Cilacap untuk menyampaikan keluhan bahwa masker menjadi barang langka. Harganya mengalami kenaikan secara signifikan sejak munculnya COVID-19 sehingga para pekerja migran sulit mendapatkannya," kata Pramesti.

Menurut dia, lokasi Hong Kong yang berada sangat dekat dengan pusat wabah COVID-19 di Wuhan, China membuat pekerja Indonesia di Hong Kong khawatir. "Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan para pekerja migran Indonesia di Hong Kong, termasuk pekerja migran Indonesia asal Cilacap yang ada di sana," katanya.

Karena itulah Pemerintah Kabupaten Cilacap akan segera mengirimkan bantuan masker untuk pekerja asal Cilacap di Hong Hong. Pengiriman masker ini melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA