Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

IMM Gelar Kemah Ideopolitor Nasional

Selasa 18 Feb 2020 06:06 WIB

Red: Irwan Kelana

Utusan IMM dari berbagai daerah mengikuti Kemah Ideopolitor Nasional di Gunung Salak Endah, Bogor.

Utusan IMM dari berbagai daerah mengikuti Kemah Ideopolitor Nasional di Gunung Salak Endah, Bogor.

Foto: Dok IMM
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM ) harus berpikir inovatif.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor menggelar kegiatan Kemah Ideopolitor Nasional di Gunung Salak Endah, Bogor,   Jumat-Ahad (14/2-16/2). Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka meneguhkan ideologi, berpikir luas tentang politik, dan meningkatkan kapasitas dalam keorganisasian.

Sekertaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM, M Robby Rodliyya Karman, menuturkan kemah ideopolitor merupakan gebrakan IMM Bogor. “IMM Bogor mampu memberikan gebrakan bagi gerakan IMM di Indonesia dan di Jawa Barat khususnya,” ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Robby juga berpesan agar IMM jangan terlalu monoton dalam hal pergerakan. “IMM harus selalu berpikir secara inovatif, yang kemudian menggiring narasi untuk Indonesia berkemajuan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PC IMM Bogor Arfiano mengatakan, ideopolitor adalah gebrakan organisasi IMM. “Ideopolitor ini adalah gebrakan langkah bagi organisasi IMM. Selain meneguhkan ideologi, juga menegaskan bahwa politik bukanlah barang kotor, justru dalam keseharian pun kita melaksanakan politik itu. Kalau kita berpikir negatif terhadap politik, maka kita yang masih menjaga idealismenya akan hanya menjadi penonton dari liciknya orang-orang yang berpolitik,” ujarnya.

Kegiatan tiga hari perkaderan IMM, kata dia, bertujuan untuk mewujudkan masyarakat madani. “Adapun selama tiga hari kemarin, kader-kader di suguhkan materi mulai dari equality gender; kesadaran gender dalam membangun progresifitas gerakan IMMawati sebagai upaya mewujudkan masyarakat madani dalam menjawab ekosospol, equality gender; Perempuan sebagai kompas pembangunan bangsa menuju tujuh windu IMM: Mempertegas Kiprah dan Peran Kebangsaan dalam menjawab tantangan yang dihadapi sebagai kader umat, bangsa dan persyarikatan menuju tujuh windu IMM,” ujarnya.

Dalam upaya mewujudkan Indonesia emas 2045, kata Arfiano, salah satunya dengan menumbuhkan konsep diri yang populis, bermutu, dan berintegritas sebagai pemimpin masa depan. “Pendidikan, transformasi, dan diaspora sebagai proyeksi mahasiswa yang unggul dan cakap dalam menerjemahkan tanda-tanda zaman. Potret demokrasi Indonesia, pemilu, dan tantangan masa depan, peran legislatif dalam mewujudkan politic will dan good governannce, quo vadis partai politik sebagai instrumen demokrasi dan diakhiri dengan kontekstualisasi gerakan IMM pada pusaran dan pascapemilu dalam mengawal sitem demokrasi di Indonesia,” katanya.

Ketua pelaksana Ideopolitor Nasional, Dani Ardiansyah, mengatakan bahwa program kemah ideolopitor merupakan bagian dari program pendukung perkaderan. Hal itu, kata dia, bertujuan untuk menggembleng kualitas kader IMM itu sendiri dalam ranah ideologi, politik, dan organisasi. 

Dani mengatakan, peserta kemah ideopolitor ini berasal dari berbagai daerah. Para peserta, dia melanjutkan, di antaranya datang dari Sidoarjo, Banyumas, Kuningan, hingga Sulawesi, dan dari internal IMM Bogor sendiri.

“Bagi IMM, politik adalah aktivitas sehari-hari, tapi juga tidak memasuki ruang-ruang seperti halnya partai yang gerakannya praktis.  IMM merupakan gerakan yang berstruktur organisasi, dari mulai ketua dan bidang-bidangnya, dan Muhammadiyah sangat kental dengan pergerakan organisasi. Dari hal itu, IMM Bogor berupaya pada persoalan bahwa IMM harus meneguhkan pergerakan ideopolitornya itu sendiri,” ungkapnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA