Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Al Kausar Boarding School Sukabumi Ajak Cintai Lingkungan

Senin 17 Feb 2020 19:51 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Fakhruddin

Ilustrasi aktivis pencinta lingkungan membersihkan sampah saat peringatan hari pembersihan dunia (World Clean up Day).

Ilustrasi aktivis pencinta lingkungan membersihkan sampah saat peringatan hari pembersihan dunia (World Clean up Day).

Foto: Antara/Syifa Yulinnas
Alphaseismic yang digelar Al Kausar Boarding School 2020 bertemakan Ecotourism.

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI -- Sebanyak 2.800 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti ajang Alphaseismic 2020 yang digelar Al Kausar Boarding School Sukabumi. Alphaseismic yang ke-9 ini dilaksanakan di Al Kausar Boarding School Sukabumi Jalan Habib, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi selama sepekan sejak Senin (17/2) hingga Sabtu (22/2).

Ajang yang berisi puluhan lomba ini digelar sebagai wadah untuk mengekpresikan kemampuan pelajar di berbagai bidang mulai tingkat TK hingga SMA. Alphaseismic singkatan dari Al Kausar present hall of art, sport, english, science, and islamic competition. Alphaseismic yang digelar Al Kausar Boarding School 2020 bertemakan Ecotourism.

''Alphaseismic tahun ini ingin mengajak semua pelajar Indonesia memperhatikan masalah lingkungan karena banyak kerusakan yang terjadi,'' ujar Ketua Panitia Alphaseismic 2020 Rausyan Fikri Suhandiman kepada Republika disela-sela pembukaan acara, Senin (17/2). Ia mengatakan Alphaseismic 2020 bertemakan ecotourism karena kondisi bumi saat ini memprihatinkan.

Di mana banyak lingkungan rusak, sehingga sebagai generasi milenial harus menggiatkan upaya konservasi lingkungan yang rusak. Terutama caranya lewat ecotourism yakni konsep pariwisata berwawasan lingkungan alam, sosial budaya dan etnis setempat serta keasrian flora fauna.

Tema ini ungkap Rausyan terlihat dari beberapa perlombaan yang digelar. Misalnya kegiatan lomba fotografi dan essai.

Lomba fotografi misalnya obyek adalah destinasi wisata di lokasi masing-masing dan di ekplore ke media sosial. Sehingga akan tergali konsep wisata dan menjaga lingkungannya.

Selain itu kata Raisyan ada lomba essai kasus konservasi lingkungan alam yang rusak. Nantinya pelajar bisa menggali masalah dan memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

Secara umum kata Rausyan, ada 5 sub divisi lomba dalam acara ini yakni sport, art, lingustik, sains, dan Islamic yang mencapai sebanyak 20 mata lomba. Di antaranya lomba debat, deklamasi puisi, story telling dan cerpen untuk bidang linguistik.

Dalam olahraga misalnya basket, futsal, panahan, pencak silat, dan LKBB. Selain itu dalam islamic digelar MTQ, marawis, pidato islami, kaligrafi, dan fashion show.

Habib Douglas Prabawono Direktur Eksekutif Yayasan Al Kausar mengatakan, sekolah terbaik melahirkan pemimpin masa depan berkepribadian islami. '' Salah satunya dilakukan pelajar Al Kausar yang merencanakan dan melaksanakan Alphaseismic 2020 dengan skala nasional,'' ujar dia.

Tema ecotourism diambil sangat tepat karena Indonesia adalah negeri kepulauan terbesar di dunia dan berada di garis khatulistiwa. Sehingga kekayaan hayati dan indah seperti laut, gunung, pantai ada di Indonesia dan ini wajib dilestarikan.

''Acara ini semangatnya pelajar mengangkat ecotourims ingat nikmat yang Allah berikan agar dijaga,'' kata Douglas Prabawono. Intinya tema mendorong pelajar bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan.

Ketua Yayasan Sri Rahayu Fatimah Habibi mengatakan, banggas atas ajang Alpahaseismic 2020. '' Semoga bisa mengangkat potensi dan bakat anak-anak,'' singkat dia yang membuka acara tersebut.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA