Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Batalkan Konferensi Global, Raksasa Medsos Ini Jiper sama Corona

Selasa 18 Feb 2020 06:06 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Batalkan Konferensi Global, Raksasa Medsos Ini Jiper sama Corona. (FOTO: Reuters/Tyrone Siu)

Batalkan Konferensi Global, Raksasa Medsos Ini Jiper sama Corona. (FOTO: Reuters/Tyrone Siu)

Kami batalkan Global Marketing Summit karena kondisi yang berkembang virus Corona.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Raksasa media sosial besutan Mark Zuckerberg, Facebook, baru-baru ini membatalkan acara konferensi global tentang marketing karena kekhawatiran akan virus corona. Acara tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Maret di San Fransisco, dengan prediksi sekitar 4 ribu orang akan menghadiri acara tersebut.

"Prioritas kami adalah kesehatan dan keamanan tim kami, maka untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, kami membatalkan Global Marketing Summit karena kondisi yang berkembang tentang wabah virus corona," kata juru bicara Facebook, dilansir dari The Verge, Jumat (14/1/2020).

Batalnya acara-acara besar karena kekhawatiran terhadap virus corona bukanlah yang pertama kalinya terjadi sejak wabah berlangsung. Sebelumnya, Mobile World Congress (MWC) juga dibatalkan karena ketakutan yang sama.

Baca Juga: Gara-Gara Virus Corona, Deretan Perusahaan Ini Mundur dari MWC 2020

MWC yang merupakan konferensi tahunan telekomunikasi, di mana perusahaan teknologi dan telekomunikasi memamerkan kecanggihan teknologi terbaru mereka, dibatalkan pada minggu lalu. Acara yang digelar pada 26-27 Februari di Barcelona tersebut dibatalkan setelah perusahaan seperti Intel, Sony, LG, Amazon, Nokia hengkang karena khawatir terhadap corona.

Virus corona sendiri sudah menjangkit puluhan ribu jiwa secara global, dan setidaknya telah menewaskan sebanyak seribu lebih jiwa. Selain menimbulkan sentimen anti-China secara global, dampak corona juga memengaruhi perkembangan teknologi.

Baca Juga: Kedua Kalinya, Aplikasi Mata-Mata Buatan Emirat Arab Dicabut dari Playstore

Beberapa perusahaan dilaporkan mengalami kerugian dikarenakan virus corona. Kerugian disebabkan, antara lain produksi yang terhambat, peluncuran produk yang tertunda, serta penjualan yang menurun.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA