Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Ratusan Keping Guiding Block di Yogya Kembali Hilang

Selasa 18 Feb 2020 03:47 WIB

Red: Esthi Maharani

Guiding Block Yogyakarta Hilang. Guiding Block untuk tuna netra di pedestrian Benteng Vredeburg,  Yogyakarta, Senin (4/11/2019).

Guiding Block Yogyakarta Hilang. Guiding Block untuk tuna netra di pedestrian Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Senin (4/11/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Guiding block trotoar di sepanjang Jalan Suroto Kotabaru Yogyakarta kembali hilang

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Ratusan keping guiding block trotoar di sepanjang Jalan Suroto Kotabaru Yogyakarta diketahui kembali hilang. Hal ini bisa mengurangi keamanan dan kenyamanan penyandang disabilitas saat memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan memang ada ratuasn keping guiding block yang hilang. Tidak hanya yang berbentuk pipih panjang tetapi juga yang berbentuk lingkaran,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Hari Setya Wacana, Senin (17/2).

Berdasarkan catatan DPUPKP Kota Yogyakarta, jumlah guiding block berbentuk pipih panjang yang hilang mencapai 324 keping, sedangkan yang berbentuk lingkaran mencapai 205 keping.

Hari menduga, banyaknya keping guiding block yang hilang tersebut salah satunya disebabkan ulah oknum yang sengaja mengambil keping yang terbuat dari pelat alumunium itu untuk dijual kembali.

“Karena terbuat dari logam, guiding block ini memiliki nilai jual,” katanya.

Untuk memastikan agar penyandang disabilitas tetap dapat memanfaatkan fasilitas umum tersebut dengan baik, maka DPUPKP Kota Yogyakarta memastikan segera melakukan pemesanan untuk mengganti guiding block yang hilang.

“Segera kami pesan untuk dipasang kembali. Harapannya, pembuatan lempeng guiding block bisa dilakukan dalam waktu cepat,” katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA