Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

‘Sapa Cetar’, Aplikasi Untuk Masyarakat Desa Melek Teknologi

Selasa 18 Feb 2020 03:07 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Esthi Maharani

Buruh tani di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Karawang

Buruh tani di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Karawang

Foto: Republika/Ita Nina Winarsih
Aplikasi Sapa Cetar diharapkan bisa meningkatkan pelayanan desa kepada warga

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG — Sapa Cetar atau kepanjangan dari Aplikasi Pelayanan Cepat dan Pintar dibuat oleh Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Karawang. Aplikasi ini untuk memudahkan pelayanan administrasi kependudukan. Masyarakat desa yang identik gagap teknologi dikenalkan metode pelayanan yang efisien dan cepat melalui genggaman telepon seluler di tangan.

Kepala Desa Kalijati Deny Supriyatna mengatakan bawah diluncurkannya aplikasi Sapa Cetar diharapkan bisa meningkatkan pelayanan desa kepada warganya dengan lebih mudah cepat dan terarah. Deny menuturkan Sapa Cetar melayani pelayanan dokumen administrasi kependudukan. Masyarakat yang ingin mengajukan pembuatan dokumen kependudukan bisa mengakses dari rumah masing-masing.

“Jadi enggak ada antre, tinggal isi apa yang diinginkan di aplikasi Sapa Cetar maka langsung diproses,” kata Deni baru-baru ini.

Ia menuturkan dalam aplikasi tersebut terdapat beberapa poin pelayanan yang dapat diakses. Seperti pelayanan, cek status surat, KTP digital, what’s on, fashion shops, kaki lima, dan go cetar. Dia juga menyampaikan, aplikasi tersebut bukan hanya urusan pelayanan pemerintahan. Aplikasi ini juga dapat mengakses program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) seperti untuk shoping dan belanja makanan layaknya marketplace.

“Setelah dipesan maka akan langsung diantar,” ujarnya.

Menurutnya pada BUMDes Kalijati sudah ada beberapa unit usaha yang bergabung. Di antaranya menyediakan kebutuhan sembako, toko fashion, isi ulang air RO dan termasuk mengkoordinir produk-produk UMKM yang ada di wilayah Kalijati, makanya di dalam aplikasi ada kolom kaki lima. Ia menambahkan aplikasi ini dapat diunduh di Playstore untuk ponsel Android. Ia berharap adanya aplikasi ini dapat diharapkan memudahkan warga mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat serta mengurangi antrian di kantor desa.

Peluncuran aplikasi tersebut pun diapresiasi oleh Bupati Cellica Nurrachadiana. Menurut Bupati, Desa Kalijati menjadi desa yang bisa dicontoh oleh desa lainnya. Menurut Bupati Cellica, Desa Kalijati memanfaatkan teknologi untuk memberi kemudahan masyarakat secara cepat dan tepat.

“Desa ini menjadi pionir inovasi teknologi. Seperti kita ketahui hampir seluruh masyarakat sudah menggunakan handphine android. Aplikasi ini juga bisa memudahkan masyarakat memesan produk BUMDes dengan mudah,” kata Bupati.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA