Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Ini 12 Prajurit TNI Korban Kecelakaan Helikopter

Senin 17 Feb 2020 06:02 WIB

Red: Ratna Puspita

Lokasi penemuan puing helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Pegunungan Bintang, Papua.

Lokasi penemuan puing helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Pegunungan Bintang, Papua.

Foto: Dok Pendam XVII Cenderawasih
Helikopter MI 17 yang hilang pada Juni ditemukan pekan lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua dan Kesehatan Daerah Milter (Kesdam) XVII/Cenderawasih mengumumkan hasil identifikasi ke-12 prajurit TNI yang gugur dalam kecelakaan helikopter MI 17 di Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. Kecelakaan helikopter itu terjadi pada akhir Juni 2019.

Baca Juga

Ketua TIM DVI Polda Papua yang juga menjabat sebagai Kabiddokkes Kombes Pol drg Agustinus mengatakan hasil identifikasi dari 12 jenazah prajurit TNI itu, satu di antaranya menggunakan cara eksklusi. "Dapat disimpulkan bahwa 12 jenazah ini teridentifikasi berdasarkan data primer dan sekunder, satu di antaranya dari cara eksklusi," kata Agustinus saat jumpa pers di ruang Biddokes Polda Papua, Kotaraja, Kota Jayapura, Ahad (16/2) malam.

Mengenai nama-nama ke-12 prajurit hasil identifikasi adalah: (1) Kapten Cpn Aris Adik (30), (2) Kapten Bambang Saputra (45), (3)Lettu Ahwar Afandi (35), (4)Serka Suriatna Wijaya Kusuma (32), (5)Praka Dwi Purnomo (30) dan (6). Pratu Asharul Mashudi (27).

Kemudian,(7) Sertu Dita Ilham (24), (8) Serda Ikrar Satya Nainggolan (26), (9)Pratu Yanurius Loe (27), (10)Pratu Risno (24), (11) Prada Sujono Kaimuddin (25), dan (12) Prada Tegar Hadi (25).

Agustinus mengatakan hasil identifikasi dalam bentuk berkas segera diserahkan kepada keluarga korban. "Hasil dari indentifikasi ini segera kami serahkan kepada yang berhak, atau namanya sertifikat kematian," kata Agustinus.

Sementara itu, Kepala Kesdam XVII/Cenderawasih Kolonel (Ckm) dr Djanuar Fitriadi mengatakan proses identifikasi ini bisa berlangsung cepat. Sebab jauh hari sebelumnya, pihak Kodam XVII/Cenderawasih telah mengumpulkan data-data ke-12 prajurit itu.

"Proses identifikasi ini tidak berjalan hanya malam kemarin, tapi sejak evakuasi dari Oksibil menuju Jayapura telah dilakukan bersama-sama tim lain, termasuk dari RSUD Jayapura, RSUD Abepura, Kesehatan TNI-AL dan TNI-AU serta pengumpulan data-data dari keluarga sejak pekan lalu," katanya.

Hadir pula Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dan Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol (Inf) Dax Sianturi .

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA