Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Akademisi: Penanaman Pohon Efektif Cegah Longsor

Sabtu 15 Feb 2020 02:11 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Menanam pohon (ilustrasi)

Menanam pohon (ilustrasi)

Foto: Adaro
Penanaman pohon di daerah perbukitan langkah tepat dalam upaya mitigasi longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Dr. Indra Permanajati mengatakan penanaman pohon di daerah perbukitan merupakan cara yang efektif untuk mencegah longsor.

"Penanaman pohon di daerah perbukitan merupakan langkah tepat dalam upaya mitigasi longsor secara jangka panjang," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (14/2).

Dosen mitigasi geologi, Teknik Geologi, Unsoed tersebut menjelaskan bahwa tanaman atau vegetasi secara alamiah bisa memperkuat ikatan partikel tanah yang ada pada lereng agar tidak mengalami longsoran.

"Kondisi ini sangat tepat untuk diterapkan di wilayah rawan longsor, terutama wilayah batuan yang hasil pelapukannya banyak mengandung mineral lempung dan lunak. Sehingga dengan tanaman-tanaman penguat akan bisa menguatkan partikel-partikel tanahnya," katanya.

Dia menambahkan bahwa fungsi utama perakaran tanaman adalah untuk mengikat partikel tanah untuk tidak mudah lepas dan tererosi atau longsor. "Kemudian fungsi lainnya adalah bisa mengendalikan kadar air yang masuk ke dalam tanah sehingga mengurangi beban tanah agar tidak longsor," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa dengan terkendalinya pengaruh air ke dalam permukaan tanah oleh tanaman maka akan bisa menghambat perubahan tanah menjadi lunak oleh air hujan.

"Dengan demikian hal ini akan bisa menghambat terjadinya proses longsoran," katanya.

Selain itu dia juga mengatakan bahwa penanaman pohon memiliki berbagai dampak positif lainnya.

"Misalkan fungsi tanaman sebagai tempat penghasil O2 yang sangat diperlukan oleh manusia. Kemudian fungsi yang tidak kalah penting adalah tanaman atau perakaran bisa membantu dan mengendalikan masuknya air tanah ke dalam permukaan tanah sebagai cadangan air tanah," katanya.

Dengan demikian, kata dia, bencana kekeringan pada masa mendatang akan dapat diatasi.

"Dan yang lebih penting lagi adalah fungsi tanaman dapat mengurangi intensitas air permukaan sehingga bisa mengendalikan bencana banjir," katanya.

Untuk itu, dia berharap sosialisasi mengenai dampak positif penanaman pohon terus digaungkan ke seluruh masyarakat.

"Kampanye mengenai dampak positif penanaman pohon harus terus diintensifkan ke seluruh masyarakat guna mendukung upaya mitigasi atau pengurangan risiko bencana," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA