Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Pemulangan 238 WNI dari Natuna Dibiayai Negara

Jumat 14 Feb 2020 15:30 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China bersiap melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2/2020).

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China bersiap melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2/2020).

Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Tim Dinkes akan mendampingi 238 WNI dari Natuna sampai Bandara Halim Perdanakusuma

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana mengatakan bahwa pemulangan 238 warga negara Indonesia (WNI) yang menjalani observasi selama 14 hari di Natuna dibiayai oleh negara.  Rencananya ratusan WNI yang sebelumnya dievakuasi dari Wuhan, Cina, mulai dipulangkan ke rumah masing masing Sabtu (14/2) besok.

Tjetjep di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan bahwa setelah masa observasi di Natuna berakhir mereka akan diberangkatkan ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta untuk kemudian dipulangkan ke daerah asal.

"Tim hanya mendampingi sampai di Bandara Halim Perdanakusuma, kemudian mereka pulang ke daerah asalnya masing-masing," ujarnya.

"Sampai di Jakarta kan sore, kemungkinan ada yang tidak mendapatkan tiket pesawat hari itu juga. Mereka diberi fasilitas menginap selama semalam," ia menambahkan.

Ia menegaskan bahwa seluruh warga Indonesia yang menjalani observasi di Natuna tidak terinfeksi virus corona baru atau Codiv-19.

"Mereka bersih, sehat, tidak membawa virus corona. Jadi mereka sama seperti kita, tidak perlu dijauhi," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA