Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Antisipasi Corona, Garuda Lakukan Desinfeksi Pesawat

Jumat 14 Feb 2020 07:32 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda

Pesawat Garuda Indonesia dan beberapa maskapai lainnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Pesawat Garuda Indonesia dan beberapa maskapai lainnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Foto: Republika TV/Wisnu Aji Prasetiyo
Desinfeksi untuk memastikan aspek kebersihan kabin pesawat dan sterilisasi kuman. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Operasi Garuda Indonesia Tumpal M Hutapea mengatakan untuk memerkuat antisiapsi penyebaran virus corona baru dari Wuhan, maskapai melakukan disinseksi atau penyemprotan cairan khusus pada pesawat. Dia menuturkan hal tersebut untuk memastikan aspek kebersihan kabin pesawat dan sterilisasi kuman. 

"Desinfeksi armada dilakukan khususnya pada armada yang sebelumnya melayani penerbangan dari dan menuju China," kata Tumpal, Kamis (14/2). 

Dia menjelaskan upaya tersebut dilakukan sejalan dengan peningkatan epidemi virus corona di sejumlah negara. Dengan begitu, menurutnya, penyebaran virus khususnya pada lini layanan transportasi udara dapat diantisipasi. 

"Hal tersebut merupakan proses standar keamanan dan kebersihan Garuda Indonesia yang dilakukan pada kondisi penyebaran epidemi virus wabah penyakit," jelas Tumpal. 

Dia mengatakan desinfeksi armada tersebut dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan di kabin pesawat sesuai dengan prosedur dan regulasi aspek keselamatan yang berlaku. Proses desinfeksi tersebut, kata dia, dilakukan untuk memastikan kebersihan aspek higienis kabin pesawat dan juga dilakukan di area kargo pesawat.

Tumpal menambahkan, awak pesawat Garuda Indonesia yang bertugas pada rute China juga melakukan prosedural pemeriksaan kesehatan rutin di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara. "Ini dilakukan pada saat sebelum dan setelah bertugas untuk memastikan kesehatan awak pesawat," tutur Tumpal.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA