Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Karen Pooroe Setuju Anaknya Diautopi

Kamis 13 Feb 2020 20:55 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Autopsi (ilustrasi)

Autopsi (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Str-Suriani Mappong
Persetujuan autopsi diambil saat Karen menjalani pemeriksaan oleh kepolisian.

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA -- Karen "Idol" Pooroe akhirnya bersedia jenazah anaknya Zefania Carina Claproth (6) untuk diautopsi guna membantu penyelidikan polisi mengungkap penyebab kematian sang buah hati.

Persetujuan autopsi tersebut diberikan Karen pada saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis.

Sebelumnya, Karen sempat menolak jenazah anaknya diautopsi karena alasan keluarga sehingga polisi kesulitan untuk mengumpulkan data untuk penyelidikan.

"Saya kan minta saat itu anak saya tidak diautopsi pada saat penguburan, karena saya ingin semua orang mengenang anak saya seperti putri tidur yang cantik, tidak ada luka belek atau sayatan apapun," kata Karen.

Kini dia bersedia bahkan berkenan jika makam sang anak yang hampir sepekan dikebumikan dibongkar untuk keperluan autopsi.

Menurut penyanyi jebolan pencarian bakat "Indonesian Idol"tersebut, persetujuan tersebut ia lakukan untuk kepentingan penyelidikan Kepolisian mengungkap penyebab kematian anaknya yang duga jatuh dari balkon lantai enam apartemen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

"Tapi ya kami kan boleh, saya kan punya hak sebagai seorang ibu, ingin tau yang sebenarnya," kata Karen.

Terkait kapan proses autopsi akan dilakukan, kuasa hukum Karen, Rio Lasut mengatakan, hal itu menjadi kewenangan dari pihak Kepolisian. Namun kliennya siap kapan pun jika dibutuhkan. "Kapan itu jadi kewenangan aparat kepolisian, tapi kita siap kok kapan aja," kata Rio.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto mengatakan, pihaknya tidak dapat mengetahui penyebab awal kematian dikarenakan tidak bisa dilakukan visum atau autopsi terhadap jenazah korban. Kedua orang tua itu menandatangani surat pernyataan menolak dilakukan autopsi.

Kemudian Kepolisian menyiapkan langkah-langkah untuk dapat menuntaskan penyelidikan, yakni mencari dan mengumpulkan informasi, lalu mencocokkannya. Setelah itu dilakukan reka ulang, termasuk mencari rekaman CCTV.

"Memang akan kesulitan jika tidak ada visum secara detail, karena kan terakhir dari proses penentuan itu tentunya harus ada pendukung, penyebabnya matinya korban itu seperti apa, apakah ada kelalaian dari pihak lain, itu masih ditentukan oleh tim kita, masih pendalaman," kata Irwan.

Karena itu, pihaknya mengambil langkah-langkah untuk mendapatkan data pendukung dalam membuktikan penyebab kematian. Selain  itu mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak, termasuk juga mencari rekaman kamera televisi sirkuit tertutup (CCTV).

Zefania Carina anak semata wayang buah pernikahan Arya dan Karen "Idol" meninggal dunia diduga terjatuh dari balkon lantai enam apartemen tempat tinggal Arya di Apartemen Aspen Resident di Jalan RS Fatmawati, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi Jumat (7/2) sekitar pukul 21.30 WIB. Pihak Karen menduga ada kejanggalan dari meninggalnya sang buah hati yang saat itu diasuh oleh bapaknya. Penyanyi "Idol" tersebut mendapatkan kabar kematian anaknya dari pihak polisi.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA