Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

TNI Fokus Pengevakuasian Jenazah Helikopter MI-17

Kamis 13 Feb 2020 14:31 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

Lokasi penemuan puing helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Pegunungan Bintang, Papua.

Lokasi penemuan puing helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Pegunungan Bintang, Papua.

Foto: Dok Pendam XVII Cenderawasih
Tim evakuasi telah berhasil didaratkan di titik terdekat dari puing helikopter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim evakuasi telah berhasil didaratkan di titik terdekat dari lokasi jatuhnya helikopter MI-17 bernomor registrasi HA-5138. Tim tersebut akan fokus pada pencarian dan pengevakuasian jenazah korban jatuhnya helikopter tersebut.

Baca Juga

"Saat ini kita fokus pada pencarian dan evakuasi korban bukan evakuasi puing," ujar Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi, melalui pesan singkat, Kamis (13/2).

Dax menjelaskan, tim evakuasi telah berhasil didaratkan di titik terdekat dari puing helikopter tersebut. Titik terdekat itu berada di ketinggian 11.000 kaki dengan jarak tiga kilometer dari lokasi ditemukannya puing helikopter.

"Pagi ini kita sudah berhasil men-drop tim evakuasi ke titik aju dengan menggunakan empat unit helikopter. Tim evakuasi juga sudah menyiapkan base camp sementara di titik aju," katanya.

Sebelumnya, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, mengungkapkan, lokasi helikopter MI-17 Penerbad No Reg HA 5138 telah ditemukan. Helikopter tersebut berada di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Pegunungan Bintang, Papua.

"Betul, tadi saya melihat langsung lokasi puing dari ketinggian 12.500 feet," jelas Herman melalui keterangan tertulisnya, Senin (10/2).

Pangdam XVII/Cenderawasih bersama Bupati Pegunungan Bintang, Constan Oktemka, dan Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Binsar Sianipar, ikut langsung dalam penerbangan pencarian helikopter itu. Mereka menggunakan helikopter AS 350 B2 milik Demonim Air ketika menemukan lokasi puing-puing helikopter pada pukul 09.00 WIT.

"Selanjutnya kita akan fokus untuk melakukan kegiatan evakuasi terhadap korban. Evakuasi harus dipersiapkan dengan matang mengingat lokasi puing berada di tebing dengan sudut hampir 90 derajat," jelas Herman.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA