Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

BOPI Pastikan Olahraga Profesional Berjalan Sesuai Hukum

Kamis 13 Feb 2020 06:48 WIB

Red: Agung Sasongko

Richard Sambera, Ketua Umum BOPI

Richard Sambera, Ketua Umum BOPI

Foto: Darmawan / Republika
IBL berkordinasi dengan BOPI dalam pelaksanaan event basket profesional.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA --  Sistem hukum penyelenggaraan olahraga profesional disosialisasikan. Badan Oahraga Profesional Indonesia (BOPI) memastikan seluruh event olahraga profesional berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Perhatian BOPI adalah di industri olahraga profesional, dalam konteks peraturan perundang-undangan negara Indonesia yang berlaku, mulai dari izin tinggal untuk atlet asing, syarat-syarat penyelenggara, perpajakan, standar fasilitas kesehatan dan beberapa kewajiban lainnya,” ungkap Ketua Umum BOPI Richard Sam Bera saat menerima kunjungan IBL, seperti dilansir laman IBL Indonesia, Kamis (13/2).

Sesuai amanah Pasal 87 UU No 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN), BOPI sebagai regulator diberi tugas untuk memastikan seluruh event olahraga profesional berjalan sesuai peraturan hukum yang berlaku. 

Baca Juga

Ketua I Bidang Organisasi dan Pembinaan BOPI M. Kusnaeni menambahkan bahwa BOPI fokus pada hal-hal yang menyangkut hukum negara.  Sedangkan untuk hal teknis yang berkaitan dengan hukum olahraga, Kusnaeni menegaskan itu adalah kewenangan federasi dan operator liga. 

“Kalau tidak dipatuhi, berarti melanggar hukum negara. BOPI tugasnya adalah mengawasi hal itu. Kami memastikan hukum negara dipatuhi oleh pelaku industri olahraga professional,” tambah Kusnaeni. 

Merespons penjelasan BOPI,Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menyatakan bahwa pihaknya siap berkoordinasi dengan BOPI untuk memastikan penyelenggaraan IBL sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Kata Junas, pembangunan olahraga profesional yang disampaikan  BOPI senafas dengan komitmen IBL. 

Ia mengatakan untuk membangun industri olahraga profesional tidak bisa sendirian dan perlu kerjasama dengan berbagai pihak termasuk BOPI selaku kepanjangan tangan pemerintah.

“Tentu kita tidak bisa sendiri. Perlu bantuan BOPI untuk mendampingi.  Kita siap menerima arahan teknis hal-hal apa saja yang sesuai aturan. Apakah pelaksanaan di liga kita sudah memenuhi persyaratan yang berlaku apa belum, nanti bisa diberi pendampingan BOPI,” terang Junas. 

IBL tambah Junas, juga siap melakukan koordinasi rutin dengan BOPI baik dalam bentuk pertemuan rutin dan juga sosialisasi dengan pelaku liga bola basket profesional Indonesia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA