Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

4 Besar IBL Makin Berat, Amartha Hangtuah Rekrut Penasihat

Rabu 12 Feb 2020 20:41 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Rastafari Horongbala diangkat menjadi penasihat klub Amartha Hangtuah.

Rastafari Horongbala diangkat menjadi penasihat klub Amartha Hangtuah.

Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Amartha Hangtuah terbenam di dasar klasemen sementara IBL Pertamax 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amartha Hangtuah masih berjuang keras keluar dari rentetan kekalahan. Kelly Purwanto dkk baru sekali merebut kemenangan hingga seri keempat Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2020 sehingga terbenam di dasar klasemen sementara. Padahal Amartha Hangtuah punya misi menembus empat besar IBL 2020.

Beberapa cara sudah dicoba HangTuah untuk bangkit. Termasuk mengganti dua pemain asing mereka. Akan tetapi, hal tersebut rupanya belum cukup. Hangtuah masih kesulitan merebut kemenangan meski Emillio Parks dan Steven Mallory sudah bergabung.

Cara lain kemudian dipakai Hangtuah. Penasihat andal didatangkan demi membangkitkan semangat tim. Sosok penasihat tersebut, yakni Rastafari Horongbala. Berbicara prestasi, Fari sudah sarat pengalaman. Ia pernah menukangi sejumlah klub basket Tanah Air dan sempat membawa Aspac Jakarta merebut gelar juara.

Baca Juga

“Coach Fari sudah mulai bergabung sejak seri kedua. Dia melihat bagaimana permainan kami dan memberi masukan,” ujar asisten pelatih Hangtuah, Ary Sapto Nugroho, dilansir dari IBL Indonesia, Rabu (12/2).

Saat ini, Hangtuah masih menempati dasar klasemen. Abraham Wenas dkk baru merebut satu kemenangan dari sembilan laga yang sudah dijalani. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

IBL Fans, berikut klasemen sementara IBL Pertamax 2020!🔥 Di posisi berapa tim jagoanmu? #IBLIndonesia #UniteforGlory

A post shared by Indonesian Basketball League (@iblindonesia) on

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA