Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

IHSG Menguat di Tengah Kekhawatiran Virus Corona

Selasa 11 Feb 2020 09:45 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolanda

Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG Selasa (11/2) dibuka menguat.

Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG Selasa (11/2) dibuka menguat.

Foto: Antara/Reno Esnir
IHSG dibuka menguat 11 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan Selasa (11/2). Indeks saham menguat ke level 5.963,55 dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 5.952,08. 

Analis menilai, penguatan IHSG kali ini mendapat dorongan dari Indeks DJIA yang kemarin berhasil ditutup menguat sebesar 0,60 persen. "kenaikan tersebut mendorong IHSG mengalami technical rebound Selasa ini," kata Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang, Selasa (11/2).

Penguatan harga beberapa komoditas seperti Nikel 0,70 persen, Timah 1,26 persen dan Gold 0,17 persen berpotensi menjadi katalis bagi saham-saham dibawah komoditas tersebut. Di sisi lain, jatuhnya harga beberapa komoditas Senin kemarin seperti Coal, CPO, dan Oil berpotensi mendorong kejatuhan saham terkait komoditas tersebut.

Meski dibuka menguat, analis Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak melemah terbatas. IHSG pun diperkirakan akan diperdagangkan pada level 5.972-6.018.

Menurut Nico, pergerakan IHSG mendapat sentimen negatif dari penyebaran virus corona. Kekhawatiran pasar meningkat seiring bertambahnya jumlah korban tewas akibat virus tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA