Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Asosiasi Muslim Adakan Pertemuan Antarumat di Washington

Senin 10 Feb 2020 13:48 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Muhammad Hafil

Asosiasi Muslim Adakan Pertemuan Antarumat di Washington. Foto: Masjid Bellevue di Islamic Center of Nashville, Amerika Serikat.

Asosiasi Muslim Adakan Pertemuan Antarumat di Washington. Foto: Masjid Bellevue di Islamic Center of Nashville, Amerika Serikat.

Foto: icnbm.org
Asosiasi Muslim akan menjawab pertanyaan apapun tentang Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, RICHLAND -- Asosiasi Muslim Greater Pittsburgh menjadi tuan rumah open house di Richland, Washington, AS. Dilansir di pinecreek.triblive.com, Senin (10/2) mereka menawarkan kesempatan kepada siapa saja yang pernah memiliki pertanyaan tentang Islam atau apa artinya menjadi Muslim untuk mendapatkan jawaban.

“Biasanya, orang memiliki banyak pertanyaan, jadi kami mencoba yang terbaik untuk membahas hal-hal yang paling sering ditanyakan,” kata Mishaal Paniwala, koordinator penjangkauan untuk MAP.

Mereka juga menyambut siapa saja yang datang ke Masjid Richland Township  untuk memahami atau mempelajari atau mendapatkan klarifikasi apapun tentang pemberitaan muslim selama ini.

Asosiasi ini adalah organisasi nonpolitis untuk melayani kebutuhan agama, budaya dan sosial komunitas Muslim di North Hills. Ini adalah tahun keempat mereka menjadi tuan rumah open house. Ini merupakan bagian dari kegiatan di luar bulan Ramadhan untuk mengundang umat antaragama.

Seringkali, pengunjung memiliki banyak pertanyaan yang sama atau terkejut mengetahui hal-hal yang sama tentang beberapa ajaran Islam.

Misalnya, kata Paniwala, orang sering tidak menyadari bahwa akar iman berasal dari Abraham dan bahwa umat Islam percaya pada Yesus dan Musa sebagai nabi. Ada satu bab dalam Alquran tentang Maria, ibu Yesus. Orang sering memiliki pertanyaan tentang hak-hak perempuan.

"Orang-orang merasa bahwa mengenakan jilbab dan menutupi kepala adalah tanda penindasan atau bahwa Anda dipaksa ke dalamnya, dan itu kesalahpahaman lain," kata Paniwala.

Program ini akan menghadirkan pembicara utama dan diskusi kelompok kecil dengan sesi tanya jawab. Semua orang disambut, kata Paniwala, dan asosiasi mencoba untuk memiliki representasi agama yang beragam karena praktik Islam berbeda-beda.

Inti dari open house adalah untuk memberi orang-orang dari berbagai latar belakang, agama dan budaya kesempatan untuk belajar dari satu sama lain dan memahami satu sama lain dengan lebih baik.

Open house akan berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 18.00 waktu setempat, Sabtu (22 /2) di 5725 N. Montour Road. Karena ruang yang terbatas, mereka yang tertarik untuk menghadiri diminta untuk menghubungi panyelenggara terlebih dahulu.

Baca Juga

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA