Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Saran Dekan FK UMM Agar Terhindar dari Virus Corona

Jumat 31 Jan 2020 14:01 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Dwi Murdaningsih

Corona

Corona

Foto: republika
Masyarakat diimbay tetap memperhatikan makanan hewani yang dikonsumsi.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Meddy Setiawan menyebut, virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) merupakan virus yang tergolong baru dalam dunia medis. Virus tersebut, kata dia, menyerang sistem pernapasan manusia. Mulai flu biasa sampai penyakit yang parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV).

"Corona virus novel (n-CoV) adalah jenis baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Corona virus adalah zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia," kata Meddy melalui siaran persnya, Jumat (31/1).

Meddy yang merupakan ahli Spesialis Dalam mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan makanan hewani yang dikonsumsi. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari memakan hewan hidup-hidup, agar virus tersebut tidak menyebar ke manusia.

Meddy menjelaskan, gejala awal yang terjadi ketika terpapar virus ini ialah flu dengan disertai panas badan, demam, dan sesak, sehingga menyebabkan kegagalan pernafasan. Virus yang berinkubasi cepat ini, kata Meddy, harus mendapatkan penanganan medis dengan sigap dan tanggap agar meminimalisasi angka kematian.

"Pengobatan yang khusus untuk virus 2019-nCoV ini belum ada, pengobatan yang kita berikan bersifat suportif sesuai dengan gejala yang ada. Sampai saat ini belum tersedia vaksin untuk 2019-nCoV,” ujar Meddy.

Tindakan pencegahan yang disarankan oleh Meddy agar tidak terjangkit virus tersebut antara lain ialah mengenakan masker. Selain itu, pencegahan lainnya adalah melalui etika batuk yang benar, mengkonsumsi antioksidan dan makanan bergizi seimbang, stop rokok, mencuci tangan dengan menggunakan sabun antiseptik dan air mengalir, serta menunda bepergian ke daerah yang insiden virus Corona-nya tinggi.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA