Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

WHO: Dunia Harus Waspadai Penyebaran Virus Corona

Kamis 30 Jan 2020 18:25 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Christiyaningsih

Siswa sebuah sekolah China di Quezon City, Metro Manila, Filipina mengenakan masker menyusul wabah virus corona yang menyebar luas dan cepat di China daratan, Selasa (28/1). WHO mengatakan dunia harus mewaspadai penyebaran virus Corona.

Siswa sebuah sekolah China di Quezon City, Metro Manila, Filipina mengenakan masker menyusul wabah virus corona yang menyebar luas dan cepat di China daratan, Selasa (28/1). WHO mengatakan dunia harus mewaspadai penyebaran virus Corona.

Foto: ELOISA LOPEZ/REUTERS
WHO mengatakan dunia harus mewaspadai penyebaran virus Corona

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dunia harus mewaspadai penyebaran virus Corona. Jumlah korban meninggal dan yang terinfeksi virus tersebut terus bertambah.

"Seluruh dunia harus waspada sekarang, seluruh dunia perlu mengambil tindakan dan siap untuk setiap kasus yang datang," kata Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO Michael Ryan dalam sebuah konferensi pers di markas WHO di Jenewa, Swiss, Rabu (29/1).

Dikutip laman BBC, Ryan baru saja kembali dari China. Dia merupakan salah satu petinggi WHO yang mendampingi Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus bertemu Presiden Cina Xi Jinping pada Selasa (28/1) lalu.

Ryan mengatakan WHO mengapresiasi upaya yang telah dan sedang dilakukan China untuk menangani wabah virus korona. "Tantangannya besar, tapi responsnya sangat besar," ucapnya.

Hingga kini belum ada obat atau vaksin untuk virus Corona. Kendati demikian, sejumlah orang dilaporkan telah pulih setelah menjalani perawatan. Ryan mengungkapkan saat ini tim ahli internasional sedang berkumpul untuk bertolak ke China.

Mereka akan bertemu dengan para pakar di Negeri Tirai Bambu untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana virus Corona ditularkan. "Kita berada di titik penting dalam peristiwa ini. Kita percaya rantai penularan ini masih dapat terputus," ujar Ryan.

Para ilmuwan di Australia dilaporkan telah berhasil membuat ulang virus Corona. Hal itu diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan tes diagnosis dini.

WHO dijadwalkan melakukan pertemuan pada Kamis (30/1). Mereka akan membahas apakah penyebaran virus Corona perlu dikategorikan sebagai keadaan darurat kesehatan global.

Penyebaran virus Corona di China kian masif. Saat ini terdapat 7.711 warga yang terinfeksi. Jumlah korban meninggal akibat virus itu pun bertambah menjadi 170 orang.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA