Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Houthi Umumkan akan Serang Fasilitas Minyak Aramco Saudi

Kamis 30 Jan 2020 10:53 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nashih Nashrullah

Kerusakan akibat serangan drone di fasilitas pengolahan minyak Aramco di kilang minyak Kuirais di Buqyaq, Arab Saudi, Ahad (15/9).

Kerusakan akibat serangan drone di fasilitas pengolahan minyak Aramco di kilang minyak Kuirais di Buqyaq, Arab Saudi, Ahad (15/9).

Foto: U.S. government/Digital Globe via AP
Houthi akan menyerang fasilitas Aramco yang berada di perbatasan Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI – Kelompok Houthi mengumumkan akan  menargetkan fasilitas milik Saudi Aramco di Jizan di Laut Merah. Pernyataan ini disampaikan Houthi Rabu (29/1).

Baca Juga

Meski telah menyatakan rencana itu, juru bicara militer Houthi, Yahya Saria memilih tidak merinci waktu dalam pelaksanaannya. Milisi yang berpihak kepada Iran-Yaman ini menyatakan, serangan tersebut adalah upaya dalam menanggapi peningkatan serangan udara yang terjadi. 

Sementara itu, raksasa minyak milik Saudi menolak mengomentari pernyataan tersebut itu.  

Saria menjelaskan, mereka pun akan menargetkan fasilitas-fasilitas Saudi non-energi di dekat perbatasan dengan Yaman. Saria mendaftarkan target lain sebagai Bandara Abha dan Jizan, pangkalan militer Khamis Mushait dan target sensitif lainnya di Arab Saudi. 

Houthi akan menggunakan sejumlah besar roket dan pesawat nirawak untuk melakukan aksi tersebut

Ancaman serangan terbaru ini akan menjadi gerakan pertama Houthi di Arab Saudi sejak akhir September. Ketika itu Houthi mengatakan akan menghentikan serangan rudal dan pesawat tak berawak di kota-kota Saudi jika koalisi negara itu mengakhiri serangan udara di Yaman.

Kelompok itu memperpanjang tawaran yang diberikan setelah mengklaim bertanggung jawab atas serangan 14 September yang terjadi terhadap fasilitas minyak Saudi Armaco. 

Serangan itu diklaim Houthi tetapi Saudi menolaknya dan malah menyalahkan Iran, yang menyangkal keterlibatan dalam bentuk apa pun.  

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA