Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Baznas Perkuat Program Pemberdayaan Ekonomi 2020

Rabu 29 Jan 2020 22:20 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah

Baznas Perkuat Program Pemberdayaan Ekonomi 2020. Baznas (ilustrasi)

Baznas Perkuat Program Pemberdayaan Ekonomi 2020. Baznas (ilustrasi)

Foto: Baznas.go.id
Pemberdayaan ekonomi Baznas dilakukan melalui Zakat Community Development.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Divisi Pengumpulan Retail Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Fitriansyah Agus Setiawan menuturkan program pendistribusian pada 2020 ini akan diselenggarakan dengan menguatkan pemberdayaan ekonomi. Pemberdayaan ini difokuskan agar lebih berkelanjutan dan lebih berdampak pada penerima manfaat.

"Bentuknya melalui Zakat Community Development, program pemberdayaan berbasis komunitas. Satu kampung misalnya kita bangun dari sisi ekonomi, pendidikan, sosial dan kesehatan," kata dia, Rabu (29/1).

Fitriansyah mengatakan, selain itu, juga ada program ekonomi kerakyatan seperti dengan menyelenggarakan pemberdayaan batik, atau petani-petani kopi di daerah. "Kopi yang dari daerah itu jadi kita olah, tapi terlebih dulu kita berikan edukasi sehingga menjadi lebih profesional," ujar dia.

Program pemberdayaan ekonomi ini akan diusahakan merata hingga ke 34 provinsi di Indonesia. Penyebarannya antara satu provinsi dengan provinsi lainnya pun beragam.

"Masing-masing provinsi itu beda-beda. Ada yang satu provinsi itu dua, ada yang tiga titik, ada yang 10 titik, tergantung bagaimana daerahnya," ujar dia.

Dalam penyalurannya, Baznas Pusat akan berkoordinasi dengan Baznas Provins dan juga Kabupaten/Kota. "Insya Allah kita akan berusaha hadir di seluruh provinsi," katanya.

Fitriansyah memaparkan, divisinya juga terus mendorong program layanan kemudahan donasi bagi masyarakat luas. Saat ini dia mengatakan layanan Baznas dalam pembayaran donasi baik offline maupun online sudah kuat sehingga harapannya makin memudahkan orang membayar zakat.

"Kita sudah mulai kuat di pasar digital pembayarannya, baik itu pasar offline maupun online. Jadi orang makin mudah untuk membayar zakat," kata dia.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA