Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Jateng Masih Pastikan Ada Tidaknya Warga Jateng di Wuhan

Selasa 28 Jan 2020 17:25 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Christiyaningsih

Petugas medis mengenakan pakaian proteksi lengkap di kota Wuhan, China, yang terkena wabah virus Corona. Pemprov Jateng masih terus memastikan berapa jumlah warganya yang ada di Wuhan. Ilustrasi.

Petugas medis mengenakan pakaian proteksi lengkap di kota Wuhan, China, yang terkena wabah virus Corona. Pemprov Jateng masih terus memastikan berapa jumlah warganya yang ada di Wuhan. Ilustrasi.

Foto: chinatopix via AP
Pemprov Jateng masih terus memastikan berapa jumlah warganya yang ada di Wuhan

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) masih terus memastikan berapa jumlah warganya yang saat ini masih berada di China. Khususnya warga Jateng yang ada di kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Sejauh ini, memang ada sejumlah warga yang berasal dari Jawa Tengah dan melaksanakan studi atau karena aktivitas lainnya di negara China. Namun berapa jumlah warga Jawa Tengah di Wuhan masih dipastikan.

"Saya memang belum tahu persis laporan jumlahnya berapa dan ada di mana saja," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Herru Setiadhie, Selasa (28/1).

Kendati begitu, ia memastikan Pemprov Jawa Tengah sudah berkoordinasi dengan pihak- pihak terkait guna mengetahui data warga Jawa Tengah yang berada di Wuhan. Akan tetapi sejauh ini belum ada data pasti yang sudah dilaporkan kepada Pemprov Jawa Tengah.

“Saya belum bisa menginformasikannya, karena belum ada laporannya. Namun akan kita pastikan secepatnya agar bisa segera diketahui oleh masyarakat,” tandas Herru.

Ia juga berharap kalaupun saat ini ada warga Jawa Tengah yang  berada di Wuhan, kondisinya tetap aman dan baik- baik saja. "Semoga tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan di sana," tambahnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA