Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Ketersediaan Konten Lokal Jadi Kendala HOOQ

Selasa 28 Jan 2020 13:47 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Ketersediaan Konten Lokal Jadi Kendala HOOQ. (FOTO: Bernadinus Adi Pramudita)

Ketersediaan Konten Lokal Jadi Kendala HOOQ. (FOTO: Bernadinus Adi Pramudita)

Proporsi konten di layanan masih banyak didominasi oleh konten luar.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Platform over the top (ott) yang beroperasi di Indonesia telah diminta untuk memperbanyak konten lokal. Namun, rasanya permintaan tersebut mengalami kendala.

Salah satu platform ott yang beroperasi di Indonesia, wartaekonomi.co.id/tag10389/hooq.html">HOOQ, mengakui bahwa proporsi konten di layanannya masih banyak didominasi oleh konten luar. Ketersediaan konten lokal, disebut Country Head HOOQ Indonesia Guntur Siboro, menjadi tantangannya.

Baca Juga: Gandeng Indosat, HOOQ Luncurkan Promo Baru

"Kita percaya orang Indonesia akan lebih suka konten lokal. Tantangannya ketersediaan," ujar Guntur di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Ketersediaan menurutnya bukan masalah produksi, melainkan kualitas. Ketersediaan konten dengan kualitas yang bukan "kejar tayang" menurutnya belum banyak bermunculan.

"Kalau ambil yang abal-abal, user generated content, yang kejar tayang, ya nggak cocok," katanya.

Sulit, menurutnya, menuruti permintaan akan dominasi konten lokal jika memang dari segi ketersediaan belum memadai. Guntur pun membuat gambaran bagaimana industri perfilman Indonesia dibandingkan Bollywood.

"Industri perfilman Indonesia umurnya 90 tahun. Yang sudah diproduksi dalam 90 tahun ada tiga ribu judul film. Bollywood, setahun bisa 30 ribu," pungkasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA