Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Polisi: Biarkan Anak Setir Motor Berarti Mencelakakannya

Senin 27 Jan 2020 23:27 WIB

Red: Ratna Puspita

Ilustrasi Anak. Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Andi Azis Nizar, mengingatkan para orangtua agar tak sembarang mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor.

Ilustrasi Anak. Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Andi Azis Nizar, mengingatkan para orangtua agar tak sembarang mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor.

Foto: Republika/Mardiah
Menghadiahi motor anak adi bawah umur adalah bentuk kasih sayang yang keliru.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Andi Azis Nizar, mengingatkan para orangtua agar tak sembarang mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor. Memberikan motor ke anak berarti mencelakakannya.

Baca Juga

"Motor bagaikan mesin pembunuh jika dikendarai orang yang belum siap secara fisik dan mental," kata dia, di Banjarmasin, Senin (27/1).

Ia prihatin karena masih banyak ditemukan pengendara di bawah umur yang hilir-mudik di jalan raya sekalipun polisi memberi sanksi tilang."Pokoknya saya perintahkan anggota jika menemukan ada anak di bawah umur mengendarai kendaraan baik motor maupun mobil, segera hentikan," katanya.

Tak sekadar tilang biasa, orangtua dan pihak sekolah dipanggil untuk membuat surat pernyataan agar sang anak tidak lagi mengulangi perbuatannya. Namun, dia akui, langkah itu ternyata belum sepenuhnya menimbulkan efek jera karena masih ada saja ditemukan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor.

Untuk itulah, menurut dia yang paling berperan adalah orangtua agar tidak memberikan izin anaknya mengendarai kendaraan bermotor sebelum mengantongi SIM C untuk sepeda motor. "Menghadiahi motor anak yang masih di bawah umur adalah bentuk kasih sayang yang keliru. Karena itu berarti membiarkan anak terancam hidupnya di jalan raya," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA