Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Terkait Corona, Masyarakat Jatim Diimbau tidak Panik

Selasa 28 Jan 2020 03:27 WIB

Red: Esthi Maharani

Petugas medis beraktivitas di luar Ruang Isolasi Khusus (RIK) yang merawat pasien WNA asal China di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/1/2020).

Petugas medis beraktivitas di luar Ruang Isolasi Khusus (RIK) yang merawat pasien WNA asal China di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/1/2020).

Foto: Antara/Moch Asim
Pemprov menyiapkan ruang isolasi yang berada di tiga rumah sakit di Jawa Timur

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Herlin Ferliana mengingatkan masyarakat Jawa Timur tidak panik terkait adanya virus corona. Dia pun memastikan, sebaran virus tersebut belum sampai ke Jawa Timur. Bahkan, WN Cina yang masuk RSUD dr. Soetomo, yang semula diduga terserang virus corona, dipastikan oleh pihak rumah sakit hanya menderita bronkitis.

"Kami berharap masyarakat jangan panik, tetapi tetap harus waspada," ujar Herlin ditemui di RSUD dr. Soetomo Surabaya, Senin (27/1).

Herlin menegaskan, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi yang berada di tiga rumah sakit di Jawa Timur. Ketiga rumah sakit yang dimaksud adalag RSUD dr. Soetomo Surabaya, RSUD Soedono Madiun, dan RS Saiful Anwar Malang. Namun dia kembali mengingatkan masyarakat Jatim untuk tetap waspada terhadap virus mematikan tersebut.

Herlin pun meminta masyarakat pro aktif jika di sekitarnya ada masyarakat yang diduga terjangkit virus corona. Adapun gejalanya adalah panas tinggi disertai batuk, serta sesak dan nyeri badan. Apalagi, kata dia, apabila yang bersangkutan diketahui pernah bepergian ke luar negeri, terutama ke Cina.

"Segera periksalah ke fasilitas pelayanan kesehatan yang terdekat. Lalu nanti kami dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim beserta semua rumah sakit rujukan, sudah menyiapkan antisipasi dengan baik. Apabila ada yang ditenggarai suspect (corona), dikirim saja ke fasilitas pelayanan kesehatan, maka selanjutnya petugas kesehatan akan melaksanakan sesuai dengan SOP untuk memutus penyebarannya," kata Herlin.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA