Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Jumat, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 Februari 2020

Gerindra dan PDIP akan Berkoalisi di Pilkada Depok

Ahad 26 Jan 2020 00:42 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah

Koalisi partai dalam politik (Ilustrasi)

Koalisi partai dalam politik (Ilustrasi)

Foto: .
Gerindra dan PDIP masing-masing memiliki 10 kursi di DPRD Kota Depok.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Partai Gerindra dan PDI Perjuangan resmi berkoalisi di Pilkada Depok 2020. Kedua partai masing-masing memiliki 10 kursi di DPRD Kota Depok dan sudah bisa mengusung satu pasangan calon.

Baca Juga

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok Ikravani Hilman mengatakan, koalisi ini sudah disepakati di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kedua partai. "Ada kesamaan idiologi kita dan sepakat menyelesaikan masalah, membangun Kota Depok bersama-sama," kata Ikravani usai pertemuan koalisi kedua partai di Beji, Kota Depok, Jumat (24/1) malam.

Dalam rapat koalisi Gerindra dan PDIP, ada kesepakatan bahwa Gerindra mengusulkan wali kota dan PDIP untuk wakil wali kota. Kesepakatan koalisi sudah diserahkan ke DPP PDIP dan DPD PDI-P Jawa Barat (Jabar). "Sudah sounding dan tidak ada penolakan dari DPP PDIP dan Gerindra," ucapnya.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Depok, Hamzah mengutarakan bahwa koalisi ini sudah lama direncanakan dan sepakat untuk berkoalisi di Pilkada Depok. "Hampir di seluruh Provinsi Jawa Barat Gerindra dan PDIP berkoalisi berkoalisi," terangnya.

Hamzah menambahkan, koalisi ini tidak hanya dengan PDIP. Tapi Gerindra juga akan merangkul partai politik lainnya untuk ikut bergabung membangun Kota Depok. Koalisi yang dibangun Gerindra juga untuk mengalahkan PKS yang sudah 15 tahun berkuasa di Kota Depok. "Kami berharap parpol lain bergabung. Untuk calon wali kota, tentunya atas permintaan para kader Gerindra mengusung Pradi Supriatna," tegasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA