Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

KKP Targetkan 1,8 Miliar Ekor Produksi Ikan Hias

Jumat 24 Jan 2020 05:59 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Dwi Murdaningsih

Berbagai jenis ikan hias dalam akuarium air laut.

Berbagai jenis ikan hias dalam akuarium air laut.

Foto: www.freeimageslive.co.uk
Ekspor komoditas Perikanan terus meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memasang target produksi ikan hias pada 2020 sebanyak 1,8 miliar ekor. Ikan hias merupakan salah satu sumber devisa yang bisa diandalkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perdagangan ikan hias pada 2012 sampai semester I 2019 terus mengalami peningkatan, di mana pada 2012 nilai ekspor ikan hias mencapai 21,01 juta dolar AS, sementara pada 2018 mencapai 32,23 juta dolar AS.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto mengatakan capaian nilai ekspor ikan hias Indonesia berpeluang untuk terus digenjot. Menurutnya saat ini share ekonomi ikan hias terhadap nilai ekspor produk perikanan mencapai 0,66 persen. Slamet juga memastikan KKP akan mendorong strategi khususnya penguatan di hulu yakni dengan terus menggenjot produksi ikan hias bernilai ekonomis tinggi.

"Kita akan mampu genjot produksi," ujar Slamet dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id di Jakarta, Kamis (23/1).

Slamet menyampaikan potensi pengembangan dan varian komoditas bernilai ekonomis tinggi yang besar, di mana dari 650 jenis ikan hias tawar dan laut ada di perairan Indonesia. Oleh karenanya, kata Slamet, pemanfaatan untuk jenis ekonomis tinggi akan terus didorong, terlebih saat ini upaya perekayasaan teknologi sudah berkembang dengan baik.

Slamet menambahkan, saat ini KKP bersama dengan lintas sektoral terkait tengah menyempurnakan peta jalan percepatan industrialisasi ikan hias nasional. Peta jalan akan memetakan berbagai strategi konkrit yang meliputi percepatan produksi, pengaturan tata niaga, penguatan daya saing dan nilai tambah, investasi, serta perluasan dan penguatan pasar ekspor.

Slamet membeberkan selama kurun waktu 2012 hingga 2018, produksi ikan hias nasional tumbuh rata-rata sebesar 5,05 persen per tahun. Ia memerinci, produksi pada 2012 mencapai 938,47 juta ekor dan mengalami kenaikan pada 2018 menjadi 1,19 miliar ekor.

"Kalau dilihat dari capaian tahun sebelumnya, saya kira target produksi tahun ini sangat realistis," ucap Slamet.

Terlebih, kata Slamet, saat ini KKP telah berhasil mengembangkan secara masal berbagai varian jenis semisal clownfish, banggai cardinal dan lainnya. Di samping itu, lanjutnya, ikan hias saat ini menjadi usaha yang sangat menjanjikan di kalangan masyarakat sehingga pemerintah tinggal menyiapkan regulasi dan memfasilitasi akses apa yang dibutuhkan pelaku usaha.

"Selanjutnya mereka (pelaku usaha) akan berkembang dengan sendirinya," lanjut Slamet.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA