Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

2020, DanaRupiah Bidik Salurkan Pinjaman Rp 9,6 Triliun

Jumat 24 Jan 2020 06:15 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

2020, DanaRupiah Bidik Salurkan Pinjaman Rp9,6 Triliun. (FOTO: Boyke P. Siregar)

2020, DanaRupiah Bidik Salurkan Pinjaman Rp9,6 Triliun. (FOTO: Boyke P. Siregar)

Permintaan dari masyarakat yang belum terjangkau lembaga keuangan formal masih tinggi

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Perusahaan teknologi finansial pembiayaan (fintech lending), wartaekonomi.co.id/tag28135/danarupiah.html">DanaRupiah menargetkan dapat menyalurkan pinjaman Rp 9,6 triliun hingga akhir 2020. Nilai tersebut tumbuh 82 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Presiden Direktur DanaRupiah, Entjik S Djafar, mengungkapkan bahwa pihaknya optimis dapat mencapai target tersebut. Keyakinan tersebut didorong dengan masih tingginya permintaan masyarakat yang belum terjangkau institusi keuangan formal.

Baca Juga: DanaRupiah Resmikan Kantor Baru di Kawasan Kuningan

"Kami percaya dapat merealisasikan target penyaluran pinjaman Rp9,6 triliun. Meningkatnya target penyaluran juga membuktikan bahwa DanaRupiah terus bertumbuh dan dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai solusi keuangan," kata Entjik dalam peresmian kantor baru DanaRupiah di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Entjik menambahkan, sejak terdaftar hingga akhir 2019, DanaRupiah telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp5,3 triliun dan pinjaman outstanding per Desember 2019 mencapai Rp489 miliar. Adapun total peminjam yang disetujui mencapai empat juta orang.

"Lebih dari 307 transaksi yang mengajukan pinjaman setiap jamnnya atau setara dengan lima transaksi setiap menitnya. Sementara itu, Tingkat Keberhasilan Pengembalian dalam 90 hari (TKB90) mencapai 100%," ucapnya.

DanaRupiah, lanjut dia, memiliki tiga layanan, yaitu pinjaman tunai, pinjaman produktif, serta pinjaman untuk pelatihan dan pendidikan.

"Dari ketiga layanan itu, DanaRupiah menargetkan pinjaman kepada sektor produktif termasuk pendidikan mencapai 25 persen dari total pinjaman perusahaan," tutup Entjik.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA