Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

UMM Gelar Lomba Balap Perahu Karet Antar-SMA

Kamis 23 Jan 2020 16:53 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yusuf Assidiq

Kampus UMM

Kampus UMM

Dunia arung jeram di Indonesia sedang mengalami perkembangan.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Divisi Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Malang (DIMPA UMM) bakal kembali menggelar DIMPA Boat Race Challenge keempat, tingkat SMA sederajat seluruh Indonesia. Agenda nasional ini rencananya digelar pada 17-18 April 2020. Mengusung tema “Arungi Jiwa Mudamu” lomba terdiri dari tiga kategori yakni kategori putra, kategori putri, serta kategori campuran.

Ketua Pelaksana, Yusril Khasib Anvasa menyatakan, pada penyelenggaraan Boat Race ketiga di 2018, DIMPA UMM hanya mengadakannya di tingkat Malang Raya. Ketika itu, event diikuti 32 tim dari unsur Siswa Pecinta Alam (SISPALA), Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) dan Organisasi Pecinta Alam (OPA). "Di 2020, ditargetkan bakal diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia," kata dia, Kamis (23/1).

Yusril meyakini, target tersebut bisa dicapai mengingat berbagai jenis olahraga petualangan dewasa ini terus mengalami perkembangan dan peningkatan animo di kalangan anak muda. Salah satunya adalah olahraga air dengan menggunakan media perahu karet. Hal tersebut didasari rasa kesadaran mengenal kekayaan wilayah perairan sungai yang beraneka, menjaga lingkungan, serta sebagai cara menguji ketangkasan dan adrenalin.

Menurutnya, dunia arung jeram di Indonesia sedang mengalami perkembangan. Dibuktikan dengan banyaknya komunitas-komunitas arung jeram maupun divisi-divisi khusus arung jeram pada organisasi dan komunitas pecinta alam. “Ditambah lagi dengan dibentuknya Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) yang berpartisipasi membangun dunia arung jeram Indonesia,” ujar dia.

Lebih lanjut Yusril berharap, diadakannya kompetisi ini dapat ikut membangun tumbuhnya industri wisata arung jeram yang memacu munculnya minat berbagai kelompok masyarakat. Dia pun menyayangkan karena olahraga ini hanya dikenal oleh segelintir orang.

"Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memperkenalkan olahraga arus deras untuk khalayak umum agar lebih dikenal secara luas,” kata Yusril.

Lomba akan diadakan di danau Kampus III UMM. Sebelumnya pada Oktober 2019, danau ini diperuntukkan bagi penyelenggaraan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN). Ketika itu, UMM secara khusus diamanahi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sebagai tuan rumah ajang bergengsi tingkat nasional ini.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA