Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Cegah Pembobolan Data Lewat Biometrik Temui Banyak Kendala

Jumat 24 Jan 2020 02:16 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Cegah Pembobolan Data Lewat Biometrik Temui Banyak Kendala. (FOTO: Akbar Nugroho Gumay)

Cegah Pembobolan Data Lewat Biometrik Temui Banyak Kendala. (FOTO: Akbar Nugroho Gumay)

Usulan hadapi sejumlah kendala, yakni akses publik terhadap teknologi itu sendiri.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Usulan penggunaan biometrik untuk mencegah pembobolan data menemui sejumlah kendala. Usulan ini dirasa penting, terlebih dalam telekomunikasi setelah ada kasus pengambil alihan kartu SIM milik wartaekonomi.co.id/tag9461/ilham-bintang.html">Ilham Bintang yang mengakibatkan terbobolnya akun bank miliknya.

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) I Ketut Prihadi menyebut usulan ini mengalami sejumlah kendala, yakni akses publik terhadap teknologi itu sendiri. 

"Bagaimana nanti orang tidak mempunyai smartphone, enggak ada kamera, tidak bisa meng-upload datanya karena enggak bisa internetan. Itu yang perlu kami pikirkan karena di daerah tengah dan timur, masih banyak yang menggunakan 2G, hpnya masih biasa," katanya.

Baca Juga: Marak Pembobolan Kartu SIM, ATSI Usul Cara Penangkalan Baru

Meski begitu, menurutnya, operator mendukung usulan itu. Sudah dua kali operator bertemu BRTI membahas penerapan biometrik ini.

Teknologi biometrik ini disebut Ketut dapat menurunkan pencurian data.

Baca Juga: Respons Kasus Ilham Bintang, BRTI Bakal Panggil Semua Operator

"Kalau nanti kita pakai biometrik, misalnya face recognition, kalau saya mau gunakan NIK dan nomor KK orang lain tetap enggak bisa," pungkasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA