Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Dua Bunga Rafflesia di Agam Mekar Bersamaan

Senin 20 Jan 2020 14:09 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Esthi Maharani

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), resor Agam, Sumatera Barat mengukur diameter bunga Rafflesia Tuan Mudae yang mekar di Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (31/12/2019). Tuan Mudae dengan diameter 111 cm diperkirakan mekar sempurna dengan diameter 117 cm, ini merupakan jenis bunga Rafflesia yang tersebar yang di temukan di hutan cagar alam Maninjau pada 2017.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), resor Agam, Sumatera Barat mengukur diameter bunga Rafflesia Tuan Mudae yang mekar di Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (31/12/2019). Tuan Mudae dengan diameter 111 cm diperkirakan mekar sempurna dengan diameter 117 cm, ini merupakan jenis bunga Rafflesia yang tersebar yang di temukan di hutan cagar alam Maninjau pada 2017.

Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi
Lokasi tumbuh dua rafflesia ini di Jorong Data Simpang Dingin Nagari Paninjauan

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Dua bunga Raffelesia Arnoldii kembali mekar di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pengendali Ekosistem Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam Ade Putra mengatakan lokasi tumbuh dua rafflesia ini di Jorong Data Simpang Dingin Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam.

"Dua individu bunga Rafflesia arnoldii mekar hampir bersamaan di Tanjung Raya Kabupaten Agam. Masing-masing bunga tersebut mekar sempurna pada hari kedua," kata Ade kepada Republika, Senin (20/1).

Ade menyebut proses mekar  rafflesia tersebut pada hari ketiga dengan diameter 97 sentimeter dan satu individu lainnya berdiameter 81 centimeter. Lokasi tumbuh rafflesia tersebut hanya berjarak hanya 15 menit dari pemukiman warga Data Aia Gadang Nagari Baringin. Karena itu, dua individu bunga langka ini ramai dikunjungi wisatawan pada sejak kemarin, Ahad) (19/1).

Berdasarkan laporan dari warga setempat dan pemantuan BKSDA Resor Agam dilokasi menurit Ade sudah ada puluhan pengunjung datang secara berkelompok dan ada yang dari berbagai daerah termasuk pengunjung dari mancanegara. Untuk menuju lokasi, saat ini BKSDA kata Ade telah memasang rambu-rambu penunjuk arah, papan informasi dan papan larangan.

Sebelumnya dilaporkan, dalam satu bulan ini akan mekar tujuh knop atau bonggol bunga rafflesia. Hal ini diketahui dari hasil monitoring dan pemantauan yang dilakukan oleh Balai Konservasi BKSDA Resor Agam. Ade menyebut lokasi ini ditemukan pada tahun 2018 lalu, dan secara intensif mulai dilakukan pemantauan dan pengawasan oleh BKSDA.

Berdasarkan catatan BKSDA, sampai akhir 2019 di Kabupaten Agam terdapat setidaknya 13 titik sebaran populasi bunga Rafflesia dan merupakan yang terbanyak di daerah provinsi Sumatera Barat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA