Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Dua Bunga Rafflesia Mekar di Kawasan Hutan Danau Maninjau

Senin 20 Jan 2020 12:51 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

BKSDA Agam Pantau bunga Rafflesia tuan-mudae yang diperkirakan akan mencapai diameter terbesar di dunia  di dalam kawasan hutan cagar alam Maninjau di Jorong Marambuang Nagari Baringin Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (30/12).

BKSDA Agam Pantau bunga Rafflesia tuan-mudae yang diperkirakan akan mencapai diameter terbesar di dunia  di dalam kawasan hutan cagar alam Maninjau di Jorong Marambuang Nagari Baringin Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (30/12).

Foto: dok. BKSDA Agam
Lokasi dua bunga Rafflesia berjarak sekitar tiga meter.

REPUBLIKA.CO.ID, LUBUKBASUNG -- Dua Bunga Raflesia jenis Arnoldii mekar hampir bersamaan di kawasan hutan Danau Maninjau di Jorong Data Simpang Dingin,  Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Ade Putra mengatakan masing-masing bunga tersebut mekar sempurna pada hari kedua dan pada hari ketiga.

Baca Juga

Diameternya mencapai 97 centimeter dan 81 centimeter. "Lokasi dua bunga itu mekar secara berdekatan dengan jarak sekitar tiga meter," katanya, Senin (20/1).

Keberadaan bunga itu menjadi daya tarik bagi warga untuk mengunjungi secara dekat. Setiap hari, jumlah warga mengunjungi bunga dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya sekitar puluhan orang dari berbagai daerah maupun wisatawan mancanegara.

"Ini berdasarkan laporan warga dan pemantauan petugas BKSDA Resor Agam. Lokasi mekar bunga itu berjarak hanya 15 menit dari permukiman warga Data Aia Gadang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan," katanya.

Ia menambahkan, di Data Simpang Dingin terdapat dua titik sebaran populasi bunga langka itu dan masing-masing hanya berjarak seratus meter. Untuk menuju lokasi, BKSDA telah memasang rambu-rambu penunjuk arah, papan informasi dan papan larangan.

Sebelumnya akan mekar tujuh knop atau bonggol bunga raflesia. Hal ini diketahui dari hasil monitoring dan pemantauan yang dilakukan oleh petugas BKSDA Resor Agam.

Lokasi ini ditemukan pada 2018 lalu dan secara intensif mulai dilakukan pemantauan dan pengawasan oleh BKSDA. Berdasarkan catatan BKSDA, Kabupaten Agam terdapat 13 titik sebaran populasi bunga Raflesia pada akhir 2019 dan merupakan yang terbanyak di Sumbar.

Pemerintah kabupaten Agam melalui Dinas Pariwisata setempat berencana akan mengembangkan potensi langka tersebut dengan berkoordinasi dengan BKSDA. Pada 1 Januari 2020 lalu, Bunga Rafflesia Tuan-mudae mekar di kawasan hutan Cagar Alam Maninjau di jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan dengan diameter 111 centimeter.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA