Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

AS akan Tambah Tujuh Negara di Daftar Larangan Perjalanan

Rabu 22 Jan 2020 13:59 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Christiyaningsih

Pemerintah AS berencana menambah tujuh negara ke dalam daftar larangan perjalanan. Ilustrasi.

Pemerintah AS berencana menambah tujuh negara ke dalam daftar larangan perjalanan. Ilustrasi.

Foto: EPA
Pemerintah AS berencana menambah tujuh negara ke dalam daftar larangan perjalanan

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana menambah tujuh negara ke dalam daftar larangan perjalanan atau travel ban. Tujuh negara tersebut yakni Belarus, Eritrea, Kyrgyzstan, Myanmar, Nigeria, Sudan, dan Tanzania.

Dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk menambahkan negara dalam daftar larangan perjalanan. Namun, dalam situs web Politico daftar negara ini belum final dan kemungkinan masih berubah.

Langkah tersebut akan merusak hubungan antara AS dengan negara-negara yang berada dalam daftar larangan perjalanan. Misalnya saja Nigeria, adalah mitra anti-terorisme AS dan memiliki diaspora besar yang tinggal di AS.

Pejabat senior pemerintah AS mengatakan negara-negara yang gagal mematuhi persyaratan keamanan, termasuk tindakan biometrik, dapat menghadapi risiko pembatasan imigrasi AS. Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Luar Negeri AS menolak untuk berkomentar.

Saat ini negara yang masuk dalam daftar larangan perjalanan adalah Iran, Korea Utara, Somalia, Suriah, dan Yaman. Selain itu, beberapa pejabat Venezuela juga diblokir untuk mendapatkan visa AS.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA