Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Hadapi Revolusi Industri 4.0, ERP System Ever Siap Perkuat UKM

Kamis 23 Jan 2020 08:01 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Hadapi Revolusi Industri 4.0, ERP System Ever Siap Perkuat UKM. (FOTO: Sufri Yuliardi)

Hadapi Revolusi Industri 4.0, ERP System Ever Siap Perkuat UKM. (FOTO: Sufri Yuliardi)

SDM Indonesia memang tidak kalah bersaing negara lain.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Era Revolusi Industri wartaekonomi.co.id/tag23313/industri-40.html">4.0 semakin menuntut dunia usaha dari skala kecil, sedang hingga besar untuk melakukan berbagai lompatan bisnis agar menghasilkan produk barang dan jasa yang kompetitif baik di pasar domestic maupun global.

Bahkan, di dunia industri kreatif, SDM Indonesia memang tidak kalah bersaing negara lain. Sejumlah produk desain dari para desainer Indonesia sudah diakui oleh sejumlah negara di Eropa, terutama di bidang furniture, craft, dan fashion. Namun ketika masuk dalam manufaktur, pelaku usaha kita masih keteteran mengejar kuantitas dan kualitas dalam waktu yang cepat.

Terkait itu, YoungLimWon Soft Lab, perusahaan sistem ERP terkemuka asal Korea Selatan menghadirkan System Ever yaitu software sistem manajemen terpadu berbasis Cloud ERP (Enterprise Resource Planning). 

Dalam keterangan yang diterima, Selasa (21/1/2020), System Ever ini dirancang khusus untuk bisnis skala kecil dan menengah atau UKM di berbagai bidang usaha dan fungsi manajemen, diantaranya manajemen akuntansi, penggajian, penjualan, pembelian, logistic, distribusi dan manufaktur lainnya.

Baca Juga: Mau Bersaing? Pelaku UKM Jatim Harus Terapkan SNI

Baca Juga: Kemenkop UKM Selenggarakan Rekrutmen Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Eselon I

Pelaku usaha tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk infrastruktur IT yang rumit, dengan software ERP System Ever siapa saja bisa menggunakannya dengan mudah dan fleksibel tidak terbatas waktu dan lokasi.

Kapan dan dimana saja selama terakses intenet dan menggunakan perangkat laptop, smartphone, tab, pemilik usaha bisa melakukan monitoring dan mempermudah bagian terkait berkordinasi secara terpadu. Karena pada prinsipnya, ERP membantu perusahaan dalam mengelola proses bisnisnya secara luas dengan menggunakan satu database dan satu sistem pelaporan manajemen.

System Ever telah dikembangkan sejak 2014 dan hadir di Indonesia pada tahun 2017. Pengembangan terus dilakukan seiring dengan dinamika bisnis yang terjadi. Pengalaman YoungLimWon selama 27 tahun dalam bisnis ERP dan telah melayani lebih dari 1600 perusahaan di sejumlah negara, diantaranya Korea, Cina, Jepang, Vienam dan Indonesia. APAC CIO Outlook pun mendebutkannya sebagai salah satu Top 10 ERP System di Asia.

“Kami membantu pengelolaan manajemen perusahaan Anda menjadi lebih efisien dan memberikan hasil optimal. Pebisnis tidak lagi direpotkan dengan hal-hal teknis yang bisa diotomatisasi dengan cepat dan terstandarisasi, sehingga memungkinkan Anda memiliki waktu lebih banyak untuk mengembangkan bisnis dengan proyeksi berbasis data dari  SystemEver,” terang CEO YoungLimWon SoftLab Co., Ltd., Young-Beom Kwon.

Young – Beam Kwon mengatakan, telah menyiapkan model konfigurasi sistem iSeries yang disesuaikan dengan kebutuhan dan bidang bisnis juga kearifan lokal yaitu i1 (manajemen akuntansi), i2 (SDM/manajemen penggajian), i3 (inventory management), i5 (manajemen penjualan dan distribusi) serta i7 (manajemen pabrik).

Semua model konfigurasi iSeries ini dilengkapi dengan fitur Visual-K yang mampu menyederhanakan tampilan antarmuka (Interface). SystemEver menyediakan layanan konsultasi (Consultant-K) yang siap membantu sehingga pebisnis tidak perlu khawatir untuk mengoperasikannya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA