Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Keok dari Vendor HP China, Samsung Gelontorkan Hampir Rp7 T Demi Bangun Pabrik di . . . .

Kamis 23 Jan 2020 05:05 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Keok dari Vendor HP China, Samsung Gelontorkan Hampir Rp7 T Demi Bangun Pabrik di . . . .. (FOTO: REUTERS/Dado Ruvic)

Keok dari Vendor HP China, Samsung Gelontorkan Hampir Rp7 T Demi Bangun Pabrik di . . . .. (FOTO: REUTERS/Dado Ruvic)

Pabrik itu akan merakit layar ponsel Samsung, serta perangkat elektronik lain.

Warta Ekonomi.co.id, Bogor

Setelah menutup pabrik di China tahun lalu, wartaekonomi.co.id/tag3762/samsung-electronics-co-ltd.html">Samsung mengucurkan dana sekitar 500 juta dolar AS (sekitar Rp 6,8 triliun) untuk membangun pabrik baru di New Delhi, India.

Perusahaan Korea Selatan (Korsel) itu menyampaikan, suntikan dana itu diajukan awal bulan ini kepada pemerintah setempat.

"Pabrik itu akan merakit layar ponsel Samsung, serta perangkat elektronik lain," ujar perusahaan, dikutip dari TechCrunch, Selasa (21/1/2020).

Baca Juga: Peringkat Aset Konglomerat Korsel Berubah, Samsung Tetap Teratas

Lebih lanjut, Samsung juga sudah mengalokasikan lahan pabrik di Noida, India guna mendirikan pabrik baru. Pada 2018, perusahaan itu juga menggelontorkan US$700 juta (sekitar Rp9,6 triliun) demi pabrik di wilayah itu.

Kabarnya, pabrik itu bertujuan meningkatkan kapasitas produksi komponen telepon pintar Samsung di dunia internasional. Dengan begitu, Samsung bisa menghadapi Xiaomi yang telah memimpin pasar India dalam beberapa waktu.

Sekadar informasi, Samsung menduduki posisi kedua di pasar ponsel pintar India, negara yang memiliki hampir 500 juta pengguna ponsel pintar.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA