Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Trump Banggakan Ekonomi AS di Forum Ekonomi Dunia

Selasa 21 Jan 2020 20:50 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

President Amerika Serikat, Donald Trump

President Amerika Serikat, Donald Trump

Foto: AP
Pidato Trump di Forum Ekonomi Dunia dimulai beberapa jam sebelum sidang pemakzulan.

REPUBLIKA.CO.ID, DAVOS -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut perekonomian negaranya spektakuler. Hal itu ia katakan di hadapan pemimpin-pemimpin bisnis dan pemerintahan di seluruh dunia dalam acara Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum di Davos, Swiss.

Pidato Trump dimulai beberapa jam sebelum sidang pemakzulannya di Senat AS digelar. Sidang itu akan menentukan apakah tindakannya terhadap Ukraina melanggar konstitusi atau tidak.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Hakim Agung John Roberts para senator kembali bersumpah untuk memberikan 'keadilan yang imparsial'. Sidang itu mempertaruhkan kepresidenan Trump dan sistem check and balaces.

Baca Juga

Sementara itu di Davos, Trump mengingatkan kembali para hadirin janjinya dua tahun yang lalu. Saat pertama kali menghadiri World Economic Forum sebagai presiden AS.

"Saya sudah katakan kepada Anda kami meluncurkan kembalinya Amerika yang hebat, hari ini dengan bangga saya deklarasikan Amerika Serikat tengah mengalami ledakan ekonomi, seperti yang tidak pernah dunia lihat sebelumnya," kata Trump, Selasa (21/1).

Partisipasi Trump dalam pertemuan tahunan para elit politik dan bisnis di bukit es mewah menunjukkan dua momen yang jauh berbeda. Kunjungan Trump ke Swiss selama dua hari akan menguji keseimbangannya.

Karena di saat yang bersamaan di Washington ia juga tengah menjalani sidang pemakzulan. Di sisi lain ia ingin menunjukkan keberhasilannya sebagai pemimpin di panggung internasional.

Sebelumnya, ada spekulasi Trump akan membatalkan kunjungan tersebut. Tapi bawahannya meminta Trump untuk tetap fokus memberikan hasil terbaik bagi rakyat Amerika.

Tema utama World Economic Forum tahun ini adalah perubahan iklim. Ada tulisan 'Act on Climate' di tempat helikopter Trump mendarat.  

Dalam pidatonya di pertemuan tersebut, Trump mengumumkan AS akan bergabung dalam inisiatif forum ekonomi tersebut untuk menanam 1 juta pohon di seluruh dunia. Inisiatif itu bertujuan menggerakkan berbagai komunitas di internet untuk mendorong reboisasi dan gerakan menanam pohon.

Penanaman pohon dapat membantu menahan kelebihan karbon dioksida yang disebabkan pembakaran bahan bakar fosil. Banyak ilmuwan yang berpendapat karbon dioksida memerangkap panas di atmosfir bumi dan menaikan suhu global.

Namun, dalam pidatonya Trump lebih banyak memuji hasil kerjanya sendiri. Hal itu terutama dalam meningkatkan perekonomian AS.

"Amerika berkembang pesat, Amerika maju dan ya Amerika kembali menang tidak seperti yang sebelumnya," kata Trump.

Lalu, ia berbicara tentang pakta perdagangan baru dengan China serta kesepakatan dagang dengan Kanada dan Meksiko. Trump juga berbicara tentang rendahnya angka pengangguran, tumbuhnya pasar saham dan lapangan kerja yang memberikan jutaan orang pekerjaan.

Usai berpidato, Trump berencana untuk bertemu dengan pemimpin-pemimpin bisnis dan negara lain. Ia akan pulang pada hari Rabu (22/1) untuk melihat berkembangan sidang pemakzulannya.

House of Representative yang dikuasai Partai Demokrat memakzulkan Trump bulan lalu. Ia didakwa atas penyalahgunaan kekuasaan dan menghalang-halangi penyelidikan Kongres. 

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA