Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Jelang Rapat BI, Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini

Selasa 21 Jan 2020 08:00 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya

Mata uang Rupiah.

Mata uang Rupiah.

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
BI masih berpotensi memangkas suku bunga acuan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi menguat dalam perdagangan hari ini, Selasa (21/1). Sentimen bersumber dari hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang baru akan dilaksanakan pada 22-23 Januari mendatang.

"Pasar cenderung hati-hati. Rupiah diperkirakan akan menguat tipis di level 13.620-13.660," kata Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi.

Ibrahim melihat BI masih berpotensi memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen. Di sisi lain, banyak pengamat yang mengatakan BI masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di 5 persen akibat penguatan mata uang rupiah yang begitu tajam.

Berdasarkan survei Bloomberg, 25 dari 29 ekonom masih memprediksi BI akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5 persen pada Kamis (23/1) mendatang. Sedangkan 4 ekonom lainnya memperkirakan ada pemangkasan.

Dari sisi eksternal, The Fed diproyeksi akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya. Hal tersebut lantaran data perdagangan ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan yang positif.

The Fed memangkas suku bunga sebanyak 25 basis poin selama tiga bulan ke belakang pada 2019 lalu. Dengan data ekonomi AS yang positif, analis  tidak mengharapkan The Fed memulai babak baru pemotongan suku bunga kecuali jika perang dagang terjadi lagi.

Dalam perdagangan kemarin, Senin (20/1), rupiah ditutup menguat tipis dilevel 13.640. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di level 13.644.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA