Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Sejumlah Wilayah di Pati Rawan Longsor

Senin 20 Jan 2020 20:19 WIB

Red: Agung Sasongko

Ilustrasi tanah longsor.

Ilustrasi tanah longsor.

Foto: Antara/Adeng Bustomi
Wilayah di Pati yang rawan longsor perlu dilengkapi sistem peringatan dini longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah daerah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah termasuk daerah rawan tanah longsor. Saat ini baru ada satu lokasi yang dilengkap sistem peringatan dini.

Baca Juga

"Daerah rawan longsor yang sudah dilengkapi sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) baru satu lokasi, yakni di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Pati. Daerah lain yang rawan longsor sebetulnya juga banyak," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Martinus Budi Prasetyo di Pati, Senin (20/1).

Di antaranya, kata dia, di Kecamatan Gembong, Gunungungkal, serta Pucakwangi.Untuk penambahan alat EWS, kata dia, selain perlu melakukan pengecekan kondisi daerahnya apakah benar-benar rawan bencana tanah longsor, juga harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Anggaran tahun 2020, kata dia, memang belum ada usulan pengadaan alat EWS tersebut, sedangkan alokasi anggarannya juga hanya Rp700-an juta.

Menurut dia, masyarakat sekitar juga perlu mengetahui daerah yang termasuk rawan longsor, serta deteksi dini ketika ada retakan untuk segera dilakukan antisipasi dengan penutupan lokasi tersebut dengan terpal atau alas yang bisa mencegah air hujan masuk ke dalam tanah.

Untuk memastikan alat EWS yang terpasang di Desa Gunungsari masih berfungsi secara normal, pihaknya juga menerjunkan petugas untuk melakukan pengecekan.

Perawatan EWS mutlak dilakukan, terlebih pada musim penghujan seperti sekarang ini sehingga alat tersebut bisa bekerja sebagaimana mestinya dan dapat menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada tahun 2019, masyarakat setempat mengikuti simulasi untuk mengenalkan unit peringatan dini bencana itu sehingga masyarakat bisa bersiap untuk mencari tempat perlindungan ketika sirine berbunyi.

Selain mengimplementasikan unit EWS di daerah yang dimungkinkan rawan bencana pada cuaca ekstrem, BPBD Pati juga memiliki aplikasi Sistem Informasi Dini Bencana (Sidina).

Aplikasi berbasis daring yang dapat diunduh di playstore ini diyakini mempercepat proses pelaporan jika terjadi bencana alam di Kabupaten Pati. Aplikasi yang diluncurkan tahun 2019 itu, ratingnya sendiri sudah 4,6 bintang dan memiliki banyak komentar positif dari masyarakat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA