Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Pasha Gulirkan Gerakan Makan Tempe di Palu

Senin 20 Jan 2020 18:44 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo atau Pasha, mengajak masyarakat Palu makan tempe untuk penuhi asupan gizi.

Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo atau Pasha, mengajak masyarakat Palu makan tempe untuk penuhi asupan gizi.

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Pasha mengajak masyarakat Palu makan tempe untuk penuhi asupan gizi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said, mengajak warga Palu menggalakkan gerakan makan tempe. Menurutnya, kandungan gizi dalam sebuah tempe sangat baik dan bermanfaat bagi tubuh, utamanya untuk meningkatkan kecerdasan, khususnya pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

"Kalau Menteri Kelautan dan Perikanan, sebelumnya, ibu Susi Pudjiastuti mangajak masyarakat Sulteng harus makan ikan. Kita harus galakkan masyarakat Palu makan tempe," katanya saat meresmikan Rumah Produksi Tempe Asli HB kerja sama Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) dan United State Soybean Export Council (USSEC) di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Senin.

Ajakan Sigit yang juga vokalis Band Ungu itu menyahuti salah satu visi Presiden Joko Widodo, yakni Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) demi menciptakan SDM yang unggul sehingga cita-cita Indonesia Unggul dapat terwujud, dengan asupan gizi yang berkualitas, salah satunya dari tempe. Pasha berharap, gerakan makan tempe tersebut dapat dimulai saat ini dan mendapat respon positif dari berbagai kalangan, baik tua, muda dan anak-anak dengan berbagai latar belakang ekonomi.

"Indonesia Unggul ini kan basisnya adalah pendidikan. Pendidikan ini tanpa asupan gizi yang cukup dan sehat susah juga mau menjadi manusia yang unggul. Mudah-mudahan generasi ke depan menjadi generasi yang unggul dengan memakan tempe," jelasnya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA