Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Drama Warisan Lotte Group Jadi Sorotan, Berapa Total Harta Kekayaannya?

Selasa 21 Jan 2020 08:04 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Drama Warisan Lotte Group Jadi Sorotan, Berapa Total Harta Kekayaannya?. (FOTO: Reuters/Kim Hong-Ji)

Drama Warisan Lotte Group Jadi Sorotan, Berapa Total Harta Kekayaannya?. (FOTO: Reuters/Kim Hong-Ji)

Kedua putranya dikabarkan berebut kendali perusahaan pada tahun 2015.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Pendiri Lotte Group, Shin Kyuh-ho, yang merupakan perusahaan ritel raksasa asal Korea Selatan baru saja meninggal dunia pada usia 98 tahun, Minggu (19/1/2020). Drama harta kekayaan dan warisannya kini pun menjadi sorotan.

Shin diketahui meninggal setelah berjuang melawan sejumlah penyakit di usia senjanya, termasuk demensia. Shin lahir di Uslan dan pergi ke Jepang untuk melanjutkan studinya. Usai perang dunia kedua, ia pun mendirikan Lotte di Tokyo yang bermula dari hanya menjual permen karet.

Shin pun menikahi seorang wanita Jepang. Dari pernikahannya tersebut ia mendapatkan dua orang putra. Sedihnya, di tahun-tahun terakhir hidupnya, ia justru diterpa masalah keluarga yang membuat bisnisnya terguncang.

Kedua putranya dikabarkan berebut kendali perusahaan pada tahun 2015. Mereka saling tuduh soal miss-management dan manipulasi yang melibatkan Shin.

Berdasarkan struktur, anak termudanya Shin Dong-bin lah yang sebenarnya mengambil alih perusahaan. Namun ia dan Shin didakwa akibat kerugian yang mencapat 72 juta dolar AS.

Pasalnya, mereka menyewakan Lotte Cinema di bawah standar-standar dengan diskon. Kasus ini pun melibatkan wanita simpanan Shin.

Dikutip dari Forbes, Senin (20/1/2020), anak sulungnya yang bernama Shin Dong-joo (65) sejatinya berada di posisi 45 dengan kekayaan 915 juta dolar AS. Sementara adiknya Shin Dong-bin (64) di posisi empat dengan harta kekayaan 870 juta dolar AS.

Lotte Group pun tercatat memiliki 60 perusahaan lebih yang tersebar dari makanan-minuman sampai barang elektronik. Jumlah pekerjanya pun fantastis yang mencapai 60.000 orang. Hingga kini, Lotte telah melebarkan sayap dipenjuru Asia, Amerika dan Eropa.

Dalam bidang makanan, Lotte Group memiliki Lotte Confectionary yang berdiri sejak 1967. Di bidang ritel terdapat Lotte Shopping dan Lotte Mart yang menjual berbagai macam kebutuhan. Tak hanya itu, Lotte juga masuk ke sektor petrokimia melalui Lotte Chemical.

Tak tanggung-tanggung, Lotte juga melebarkan sayap di bidang property yang tercatat membangun gedung pencakar langit di Seoul (Lotte Super Tower 123) dan Busan (Busan Lotte Tower). Lalu Lotte Cinema dan Lotte World di Seoul yang menjadi salah satu theme park terbesar di dunia.

Tak sampai disitu, Lotte juga menguasai bidang elektronik Fuji Film dan Canon. Dalam finance, Lotte menguasai Lotte Card dan Lotte Capital. Dan ada juga jasa penyewaan kendaraan lewat Lotte rent-a-car dan Andi Mack-Lotte Transport Corp.

Lotte pun juga memiliki bisnis olahraga dengan merajai saham dua tim baseball seperti Chiba Lotte Marines (Jepang), dan Lotte Giants (Korsel).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA