Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Bukan Google Maps, Huawei Gandeng Perusahaan Belanda untuk Fitur Navigasi

Selasa 21 Jan 2020 04:03 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Bukan Google Maps, Huawei Gandeng Perusahaan Belanda untuk Fitur Navigasi. (FOTO: Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian)

Bukan Google Maps, Huawei Gandeng Perusahaan Belanda untuk Fitur Navigasi. (FOTO: Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian)

Huawei terpaksa mengembangkan sistem operasinya sendiri untuk smartphone.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Baca Juga

Perusahaan navigasi dan pemetaan digital asal Belanda, TomTom mengatakan telah menjalin kesepakatan dengan wartaekonomi.co.id/tag3617/huawei-technologies-co-ltd.html">Huawei Technologies China untuk penggunaan peta dan layanannya di aplikasi smartphone, dilansir dari Reuters, Jumat (17/1/2020).

Huawei terpaksa mengembangkan sistem operasinya sendiri untuk smartphone, setelah secara efektif masuk daftar hitam pemerintahan Presiden AS Donald Trump tahun lalu karena khawatir akan keamanan nasional.

Blacklist tersebut melarang Huawei menggunakan sistem operasi Android resmi Google bersama dengan aplikasi yang banyak digunakan, seperti Google Maps, di ponsel baru.

Baca Juga: Enggak Bisa Lagi Pakai Google, Huawei Mesti Rogoh Kocek Rp354 Miliar

Baca Juga: Penerus Tahta Huawei VS Kanada Terus Jalan, Kali Ini Siapa Unggul?

Kesepakatan dengan TomTom berarti Huawei sekarang dapat menggunakan peta, informasi lalu lintas, dan perangkat lunak navigasi perusahaan Belanda untuk mengembangkan aplikasi untuk smartphone-nya.

Juru bicara TomTom Remco Meerstra mengatakan, kesepakatan telah ditutup beberapa waktu lalu, tetapi belum diumumkan kepada publik oleh perusahaan.

Meerstra menolak untuk memberikan perincian lebih lanjut dari perjanjian tersebut.

TomTom, yang beralih dari menjual perangkat ke menawarkan layanan perangkat lunak, menjual divisi telematika ke Bridgestone Jepang tahun lalu untuk fokus pada bisnis terkait peta digital.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA