Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Ginting Putus Kegagalan 5 Kali di Final

Ahad 19 Jan 2020 22:00 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memegang medali seusai mengalahkan lawannya asal Denmark Anders Antonsen dalam pertandingan babak final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (19/1).

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memegang medali seusai mengalahkan lawannya asal Denmark Anders Antonsen dalam pertandingan babak final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (19/1).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Ginting mengaku senang apalagi turnamen ini ada di rumah sendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia menjadi juara umum di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020 setelah meraih tiga gelar juara. Gelar pertama disumbang ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon usai mengalahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam dua game langsung denngan skor 21-15, 21-16.

Gelar ganda putri yang sudah lama diidamkan Indonesia di kandang sendiri, akhirnya bisa dipersembahkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu setelah meredam perlawanan Sara Thygesen/Maiken Fruergaard (Denmark), dengan skor 18-21, 21-11, 23-21.

Anthony Sinisuka Ginting menjadi wakil ketiga yang menyumbang gelar juara bagi Merah Putih. Ia mengulang sukses di Daihatsu Indonesia Masters 2018 setelah di final mengalahkan Anders Antonsen (Denmark), dengan skor 17-21, 21-15, 21-9.

Kehilangan game pertama tak membuat Ginting patah semangat. Ia terus berusaha merebut satu demi satu poin dari Antonsen. Puncaknya di game ketiga, Ginting tak memberi kesempatan bagi Antonsen untuk bangkit.

"Saya bisa menyelesaikan permainan dengan baik, saya ucapkan terima kasih kepada yang sudah mendukung dan bantu doa. Tadi di game pertama Antonsen bermain di tempo dia dan lebih inisiatif menyerang," kata Ginting.

"Masih banyak yang harus diperbaiki, tapi saya puas sama penampilan saya seminggu ini. Saya bisa mengatasi lawan dengan baik. Saat di game kedua saya di atas angin, saya bisa keluar dari tekanan setelah kalah di game pertama, ini yang bikin saya puas," kata dia melanjutkan.

Ginting juga menambahkan kegembiraannya akhirnya ia bisa tembus meraih gelar juara setelah lima kali gagal di final pada tahun lalu. "Jujur saya senang banget, apalagi ini di rumah sendiri bisa juara. Gelar ini sangat berarti buat saya, saya lebih termotivasi, lebih semangat lagi untuk mengejar ke olimpiade," ucap Ginting.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA