Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Pentagon Batasi Akses Senjata Bagi Kadet Militer Asing

Sabtu 18 Jan 2020 22:00 WIB

Red: Nidia Zuraya

Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Pentagon

Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Pentagon

Foto: wikipedia
Pembatasan akses senjata menyusul tewasnya 3 tentara AS oleh personel militer Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pentagon pada Jumat (17/1) mengumumkan pembatasan baru akses senjata bagi kadet militer asing di pangkalan Amerika Serikat serta sejumlah langkah lainnya. Kebijakan ini diberlakukan setelah seorang personel militer Arab Saudi menewaskan tiga tentara AS di pangkalan udara Angkatan Laut Florida pada Desember 2019 lalu.

"Kembali beraktivitas bukan berarti kembali pada urusan yang biasanya. Untuk selanjutnya kami akan memberlakukan sejumlah kebijakan dan prosedur keamanan baru," kata pejabat senior intelijen Pentagon, Garry Reid, melalui pernyataan.

Tiga pelaut AS tewas dan delapan lainnya terluka akibat serangan di Pangkalan Udara Angkatan Laut Pensacola. Wakil polisi menembak mati si pelaku, Letnan Dua Pasukan Udara Arab Saudi Mohammed Saeed Alshamrani.

Seusai peristiwa itu, militer AS melarang pilot Arab Saudi beroperasi dan membatasi sekitar 850 personel militer Arab Saudi yang sedang menjalani pelatihan di negara tersebut, sebagai bagian dari "standar keamanan" selama pihaknya meninjau ulang prosedur pemeriksaan.

Reid mengatakan melalui pernyataan bahwa semua departemen militer dapat melanjutkan pelatihan secara menyeluruh ketika prosedur baru diberlakukan.

Pekan depan Menteri Pertahanan Mark Esper akan mengunjungi pangkalan di Pencasola, Florida, yang menjadi lokasi penembakan. Pihaknya akan memberikan pengarahan singkat soal rencana perubahan dalam pemeriksaan dan keamanan, menurut Pentagon.

Baca Juga

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA