Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

2020, Target Fiberisasi Jaringan XL Capai 70 Persen

Ahad 19 Jan 2020 04:09 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

2020, Target Fiberisasi Jaringan XL Capai 70 Persen. (FOTO: Rahmat Saepulloh)

2020, Target Fiberisasi Jaringan XL Capai 70 Persen. (FOTO: Rahmat Saepulloh)

Percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah luar Jawa.

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta

Hingga saat ini, fiberisasi jaringan XL Axiata sudah terlaksana di semua ibu kota provinsi dan kota-kota besar di Jawa, Madura, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok. Terutama di kota atau area yang memang secara pertumbuhan data sudah memerlukan jaringan fiber.

Hingga akhir tahun 2019 sekitar 50 persen BTS sudah terhubung dengan jaringan fiber, dan akan terus ditingkatkan menjadi sekitar 60-70 persen pada akhir 2020. 

Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah luar Jawa mengingat pertumbuhan trafik data yang sangat pesat dalam setahun terakhir.

Sedangkan, di wilayah Jawa Tengah, fiberisasi jaringan telah terlaksana hampir semua area, baik kota-kota besar seperti Semarang, Surakarta, Tegal, Pekalongan, dan Purwokerto, hingga kota sedang seperti Kudus, Jepara, Magelang, Salatiga, Purworejo, Kebumen, dan Cilacap. Bahkan fiberisasi juga sudah terlaksana di kota-kota kecil seperti Rembang, Blora, Purbalingga, Wonosobo, Karanganyar, dan Wonogiri. 

"Kami akan terus memperluasan jaringan data 4G, fiberisasi seluruh jaringan, juga peluncuran produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan," katanya kepada wartawan pada Media Update  XL Axiata Central Region, Surakarta (17/1/2020).

Baca Juga: Divestasi Saham Entitas Anak Senilai Rp90,87 Miliar, XL Axiata: Mau Lebih Fokus ke. . . .

Baca Juga: XL Axiata Catat Laba Rp505 Miliar Hingga September 2019

Sedangkan, untuk area Jawa Barat sendiri, fiberisasi telah terlaksana di semua kota dan kabupaten seperti Kabupaten Bandung, Purwakarta, Subang, Sumedang, Kota Tasikmalaya, Cimahi, dan Cirebon. Demikian pula untuk semua area di DI Yogyakarta seperti Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Sleman, dan Yogyakarta.

Menurutnya, aspek kualitas jaringan yang prima menjadi salah satu yang menjadi prioritas untuk terus dijaga dari waktu ke waktu. Jaringan harus selalu ditingkatkan kualitasnya sesuai dengan kebutuhan pelanggan dalam mengakses beragam layanan data. Kualitas jaringan juga tak bisa lepas dari kepadatan trafik pengguna di suatu area. 

"Area yang sudah penuh harus dilayani dengan jaringan yang memadai agar pelanggan tetap nyaman mengakses layanan data," ujarnya.

Tri menyebutkan, Hingga akhir September 2019, total jumlah pelanggan di area Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta mencapai lebih dari 18 juta atau 17% dari total pelanggan XL Axiata secara keseluruhan. 

"Jumlah pelanggan datanya sekitar 68% dan pelanggan data 4G sekitar 50%," tambahnya.

Selain ketiga provinsi di Jawa tersebut, wilayah layanan XL Axiata Central Region juga mencakup Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Total pelanggan di Central Region sekitar 30% dari pelanggan secara nasional. 

Penggunaan layanan Data di area Central di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta sampai saat ini juga terus mengalami peningkatan. Tercatat beberapa area terus mengalami peningkatan trafik penggunaan layanan data dibandingkan tahun sebelumnya. Beberapa kota maupun kabupaten yang mengalami peningkatan trafik yang signifikan antara lain Kabupaten Boyolali di Jawa Tengah yang meningkat sekitar 70%, Kota Banjar di Jawa Barat meningkat sekitar 63%, dan Kabupaten Gunungkidul di DIY yang turut mengalami peningkatan sekitar 47%.

Tri menjelaskan khusus layanan data 4G, trafik meningkat sekitar 43% di ketiga provinsi tersebut. Sementara itu, laju peningkatan trafik tertinggi terjadi di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang mencapai lebih dari 72% di periode setahun terakhir. Pertumbuhan trafik data yang signifikan ini mayoritas didorong oleh layanan streaming dari beberapa platform seperti YouTube, Facebook, dan Instagram. Tren ini yang kemudian memacu XL Axiata untuk terus meningkatkan kualitas jaringan untuk mendukung layanan streaming.

Hingga triwulan ketiga 2019, jumlah BTS di wilayah Jawa Barat telah mencapai lebih dari 25 ribu BTS 2G/3G/4G yang tersebar di 27 kota/kabupaten. Sementara untuk area Jawa Tengah dan Yogyakarta mencapai lebih dari 16 ribu BTS 2G/3G/4G yang tersebar di 40 kota/kabupaten. 

Kenaikan trafik penggunaan layanan dan penambahan pelanggan juga tak bisa dilepaskan dari keberhasilan XL Axiata dalam menciptakan produk-produk yang memang dibutuhkan pelanggan. XL Axiata menerapkan strategi dual brand yang terdiri dari XL untuk pelanggan dewasa pada umumnya, termasuk kalangan pekerja, dan AXIS untuk pelanggan kalangan muda. 

"Ketepatan dalam menangkap keinginan pelanggan menjadi salah satu kunci keberhasilan," pungkasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA