Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Ular Kobra dengan Panjang 5 Meter Ditangkap di Nunukan

Jumat 17 Jan 2020 19:47 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Ular kobra di Nunukan Kalimantan Utara ditangkap di rumah warga. Ular Kobra (Ilustrasi)

Ular kobra di Nunukan Kalimantan Utara ditangkap di rumah warga. Ular Kobra (Ilustrasi)

Foto: Republika/Edi Yusuf
Ular kobra di Nunukan Kalimantan Utara ditangkap di rumah warga.

REPUBLIKA.CO.ID, NUNUKAN— Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara menangkap seekor ular kobra dengan panjang sekitar lima meter.

Baca Juga

Penangkapan ular kobra tersebut berlangsung di rumah seorang warga pada Kamis (16/1) dini hari sekira pukul 00.05 wita.

Lokasi penemuan ular kobra ini di rumah Jumariah Jalan Anasta Wijaya RT 01 Kelurahan Mansapa Kecamatan Nunukan Selatan, Ular dengan berat mencapai 15 kilogram itu berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran.

Kepala Seksi Bantuan Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Damkar Nunukan, Arista Pratama, di Nunukan, Jumat (17/1), membenarkan telah menangkap seekor ular jenis kobra di rumah warga malam kemarin.  

Ular yang ditangkap di dalam rumah warga tersebut setelah mendapatkan laporan dari pemilik rumah kepada regu Rescue Brama shift B yang sedang bertugas malam itu. Setelah itu langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Pada saat akan dievakuasi, kata Arista, posisi ular kobra ini telah memakan seekor biawak sehingga sulit bergerak liar melakukan perlawanan, makanya sangat mudah untuk ditangkap.

Usai ditangkap dan diamankan dalam karung, ular tersebut dilepaskan lagi ke habitatnya di Jalan Persemaian tak jauh dari lokasi kejadian.

Sehubungan dengan penangkapan ular kobra ini, Kepala Dinas Damkar Nunukan, Rahmaji Sutikno mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati karena saat ini banyak binatang berbisa yang bermunculan.

"Pada musim penghujan ini banyak binatang berbisa yang bermunculan maka warga harus lebih berhati-hati. Mengingat pada musim penghujan ini binatang cenderung keluar dari sarangnya akibat pengaruh perubahan cuaca yang dingin," ujar Rahmaji.

Selain itu, dia juga mengajak warga untuk rutin mengecek kebersihan lingkungannya khususnya pada tempat-tempat penyimpanan barang-barang dalam rumahnya yang jarang terpakai seperti tumpukan koran, buku-buku atau lain-lainnya.

Dia juga menyarankan kepada warga, apabila menemukan ular agar tidak dibunuh tetapi lebih baik diusir kecuali tidak ada jalan lain baru dibunuh. Jika tidak mampu melakukan pengusiran maka sebaiknya melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA