Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Akhir Tahun Lalu Bank Ini Kabarnya Dibeli Investor Gojek, Kebenarannya Terungkap!

Jumat 17 Jan 2020 14:38 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Akhir Tahun Lalu Bank Ini Kabarnya Dibeli Investor Gojek, Kebenarannya Terungkap!. (FOTO: bankartos.co.id)

Akhir Tahun Lalu Bank Ini Kabarnya Dibeli Investor Gojek, Kebenarannya Terungkap!. (FOTO: bankartos.co.id)

Akhir Tahun Lalu Bank Ini Kabarnya Dibeli Investor Gojek, Kebenarannya Terungkap!

Warta Ekonomi.co.id, Bogor

Sempat beredar kabar kalau wartaekonomi.co.id/tag6293/pt-bank-artos-indonesia-tbk.html">Bank Artos diakuisisi oleh Patrick Walujo, Co-Founder dan Managing Partner sekaligus salah satu investor Gojek. Menanggapi itu, yang bersangkutan pun akhirnya buka suara.

Patrick membantah kabar tersebut, mengatakan kalau Bank Artos tidak berintegrasi dengan lengan keuangan Gojek. Lantas, dari mana isu itu lahir?

"Menurut informasi yang diungkapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Patrick dan bankir senior Mantan Presiden Direktur BTPN, Jerry Ng mengakuisisi 51 persen saham pengendali di Bank Artos per 26 Desember," begitu bunyi laporan yang dikutip dari KrAsia, Kamis (16/1/2020).

Baca Juga: Fiks!! Bank Ini Dibeli Presdir BTPN dan Investor Gojek! Gopay Bakal Jadi Perusahaan Baru?

Patrick mengakuisisi 13,35 persen saham melalui Wealth Track Technology Limited, sedangkan Jerry Ng dikabarkan membeli 37,65 persen saham lewat perusahaan konsultan manajemen Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI). Partisipasi Patrick dalam kesepakatan itu melahirkan spekulasi tentang potensi integrasi antara Bank Artos dan Gojek.

Apalagi, Northstar Group sebagai perusahaan ekuitas Patrick telah menjadi investor Gojek sejak awal. Meski mengonfirmasi soal rencana perubahan Bank Artos ke arah bank digital, Patrick juga mengatakan, "kami tak akan berkolaborasi hanya dengan Gojek, kami bisa bermitra dengan pembayaran digital lain."

Bank Artos juga akan fokus pada pembiayaan kepada bisnis UMKM di Tanah Air. Contohnya, pinjaman akan disalurkan ke mitra penjual Tokopedia, membiayai petani ikan melalui startup seperti E-Fishery, dan sebagainya.

"Ada sejumlah peluang yang belum digapai oleh bank digital di Indonesia," imbuhnya.

Menurut pernyataan Patrick, Bank Artos tengah memperbaiki perangkat lunak dan sistem bank digitalnya. Targetnya, pada akhir 2020 ini sistem tersebut sudah bisa dijalankan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA