Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

PLN-TNI Bersinergi Dorong Percepatan Pembangunan Kelistrikan

Kamis 16 Jan 2020 05:41 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Gita Amanda

Sinergitas PLN dengan TNI mempercepat pembangunan kelistrikan di Kalbar diperlukan. Foto pemasangan jaringan listrik PLN. (Ilustrasi)

Sinergitas PLN dengan TNI mempercepat pembangunan kelistrikan di Kalbar diperlukan. Foto pemasangan jaringan listrik PLN. (Ilustrasi)

Foto: MOHAMAD HAMZAH/ANTARA FOTO
Sinergitas PLN dengan TNI mempercepat pembangunan kelistrikan di Kalbar diperlukan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TNI mendukung percepatan mempercepat pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat (Kalbar). Hal tersebut disampaikan Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat (UIW Kalbar), Pontianak, Selasa (14/1) lalu.

Kunjungan Pangdam ke PLN ini merupakan salah satu langkah implementasi nota kesepahaman yang telah ditandatangani oleh Dirut PLN dan Panglima TNI pada 2019.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan sinergitas PLN dengan TNI dalam mempercepat pembangunan kelistrikan di Kalbar sangat diperlukan karena listrik merupakan kebutuhan mendasar yang sangat berpengaruh bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Meskipun listrik menjadi kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat namun dampak pembangunannya harus dilihat dari berbagai aspek agar masyarakat benar-benar merasakan dampak positifnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi mereka," ujar Nur Rahmad dalam keterangan tertulis yang diterima Republika di Jakarta, Rabu (15/1).

General Manager PLN UIW Kalbar Agung Murdifi menyampaikan kesiapan PLN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalbar. Agung menilai peluang pertumbuhan ekonomi di Kalbar masih cukup tinggi. Indikasi tingginya ekonomi masyarakat dapat dilihat dari terus meningkatnya konsumsi energi listrik oleh masyarakat.

"Saat ini PLN memiliki cadangan daya jauh diatas rata-rata kebutuhan listrik masyarakat. Kami terus berupaya untuk menjaga keandalan pasokan listrik serta  meningkatkan kemudahan aksesibilitas masyarakat dalam mendapatkan listrik," ujar Agung.

Agung menyampaikan sinergitas antara PLN dan TNI sangat dibutuhkan dalam menjaga dan meningkatkan keandalan pasokan listrik. PLN, kata Agung, terus berusaha melakukan peningkatan kualitas mutu layanan agar masyarakat dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman.

"PLN terus membangun infrastruktur kelistrikan hingga ke pelosok desa agar seluruh masyarakat yang dapat menikmati listrik dari PLN," ucap Agung.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat Rachmad Lubis mengatakan saat ini terdapat dua koridor transmisi SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan yang melalui lahan milik TNI, yaitu di Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Melalui kerja sama yang telah dilakukan, izin pakai lahan telah didapatkan dan proses pembangunan proyek dapat berjalan lancar.

Rachmad menyampaikan kerja sama ini juga dapat dikembangkan, misalnya dalam rangka pengamanan pekerjaan konstruksi dan saat mobilisasi material dan medan berat dengan menggunakan peralatan dan tenaga tambahan dari TNI.

"Percepatan penyelesaian pembangunan proyek kelistrikan dampaknya sangat besar bagi peningkatan mutu layanan kepada masyarakat, menurunkan BPP, hingga meningkatkan neraca daya," kata Rachmad.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA