Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Turki akan Cabut Pemblokiran Wikipedia

Rabu 15 Jan 2020 18:55 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Christiyaningsih

Turki akan segera mencabut pemblokiran situs ensiklopedia daring Wikipedia. Ilustrasi.

Turki akan segera mencabut pemblokiran situs ensiklopedia daring Wikipedia. Ilustrasi.

Foto: www.psychologicalscience.org
Turki akan segera mencabut pemblokiran situs ensiklopedia daring Wikipedia

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turki akan segera mencabut pemblokiran situs ensiklopedia daring Wikipedia. Hal itu menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi Turki yang menanggap tindakan tersebut merupakan pelanggaran kebebasan berekspresi, Rabu (15/1).

Keputusan Mahkamah Konstitusi Turki terkait pemblokiran Wikipedia telah diterbitkan dalam lembaran resmi negara. Pemulihan akes terhadap situs tersebut akan segera diatur.

Turki telah memblokir situs Wikipedia sejak April 2017. Hal itu dilakukan karena adanya keterangan dalam situs tersebut yang menuding Turki memiliki hubungan dengan organisasi teroris.

Namun pendiri Wikipedia Jimmy Wales tetap menentang keputusan Turki. Ia mengatakan bahwa informasi yang disediakan Wikipedia bersifat kolaboratif atau melibatkan banyak orang sebagai penulisnya.

"Siapapun yang memiliki akses internet dapat menulis atau membuat perubahan pada artikel Wikipedia. Kecuali dalam kasus tertentu di mana pengeditan dibatasi untuk mencegah gangguan atau vandalisme," kata Wales melalui akun Twitter pribadinya kala itu.

Karena itu, Wales bertekad untuk membantu rakyat Turki agar dapat kembali mengakses Wikiepedia. Mengakses informasi menurutnya merupakan hak fundamental setiap individu

Wikimedia Foundation, organisasi nirlaba yang menjadi induk Wikipedia, sempat mengajukan banding ke pengadilan Ankara perihal keputusan pemblokiran. Namun bandingnya ditolak. Mereka akhirnya membawa kasus tersebut ke pengadilan tertinggi Turki.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA