Wednesday, 15 Zulhijjah 1441 / 05 August 2020

Wednesday, 15 Zulhijjah 1441 / 05 August 2020

Satpam Gagalkan Pencurian Motor di Perumahan Angkatan Laut

Selasa 14 Jan 2020 23:39 WIB

Red: Nora Azizah

Kasus pencurian motor di perumahan Angkatan Laut (AL) Jakarta Selatan (Ilustrasi)

Kasus pencurian motor di perumahan Angkatan Laut (AL) Jakarta Selatan (Ilustrasi)

Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Satpam tersebut terluka di bagian tangan terkena senjata tajam pelaku pencurian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Muslih (47), seorang anggota satuan pengamanan (Satpam) di perumahan Angkatan Laut (AL), Jakarta Selatan, terluka setelah menggagalkan aksi pencurian di komplek tersebut, Selasa (13/1). Tiga jari Muslih terluka, terkena senjata tajam (sajam) pencuri yang melarikan diri menggunakan sepeda motornya. Kejadian tersebut terkeman oleh CCTV dan viral di media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 14 Januari 2020 sekitar pukul 03.15 WIB. Peristiwa terjadi di komplek perumahan Angkatan Laut di Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

"Korban awalnya melihat dua orang mencurigakan sedang membuka penutup motor di salah satu rumah warga," kata Bastoni.

Melihat kejadian tersebut, lanjut Bastono, korban langsung menghampiri kedua orang tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Melihat korban menghampiri kedua pelaku berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor yang mereka tumpangi.

Muslih langsung mengejar kedua pelaku tersebut. Saat melakukan pengejaran Muslih menendang motor pencuri untuk menghentikan laju kendaraan kedua pencuri tersebut.

"Saat kendaraan jatuh salah seorang tersangka langsung mengeluarkan golok dan langsung menyerangMuslihsehingga jari tangannyaterluka," kata Bastoni.

Sementara itu, usai melukai korban para pelaku melarikan diri ke arah Pondok Indah, Jakarta Selatan dan meninggalkan sepeda motornya. Hingga saat ini polisi masih memburu dua pencuri tersebut. Polisi juga sudah mengolah tempat kejadian perkara, mengumpulkan saksi dan melakukan visum kepada korban sebagai barang bukti.

"Kami masih mengejar para pelaku, kita sudah periksa saksi-saksi dan melakukan visum kepada korban," kata Bastoni.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA