Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

MU Bisa Tergusur dari Daftar Klub Terkaya Dunia

Selasa 14 Jan 2020 18:48 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Endro Yuwanto

Logo Manchester United

Logo Manchester United

Foto: ROL/Fafa
Liverpool dan Manchester City mulai mengejar raihan pendapatan MU.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United (MU) menjadi klub Inggris terkaya sejak Deloitte pertama kali menyusun survei klub sepak bola terkaya berdasarkan hasil keuangan atau Money League pada 1996/1997. Namun Liverpool dan Manchester City mulai mengejar raihan pendapatan tim Iblis Merah.

Dominasi keuangan MU selama 23 tahun berpeluang berakhir jika tak ada suntikan dana besar. Apalagi, MU menghadapi kendala musim kedua berturut-turut tanpa pendapatan dari siaran Liga Champions. Uang dari penawaran siaran adalah yang paling penting bagi klub, terdiri dari 44 persen dari total pendapatan.

"Sangat mungkin bahwa United akan kehilangan tempat itu (klub terkaya). Tergantung di mana mereka berada dalam kisaran proyeksi pendapatan (560 juta-580 juta pounds), dan apakah City dan Liverpool bermain baik di Liga Champions, itu sangat, sangat bisa mengejar United," kata perwakilan Deloitte, Dan Jones, dilansir dari Talk Sports pada Selasa (14/1).

Jones tak menyangka jika City dan Liverpool bisa cepat mengejar MU dalam hal pendapatan. "Jika Anda memikirkan di mana kami berada 10 tahun yang lalu, gagasan bahwa City akan menyusul United dalam hal keuangan akan tampak terlalu mengada-ada," jelasnya.

Deloitte mencatat pendapatan MU pada 2008/2009 di angka 278,5 juta pounds, dan City hampir 200 juta pounds di belakang MU. Saat itu, MU juga hampir lebih kaya 100 juta pounds di depan Liverpool. Tapi situasi telah berubah karena kedua rival MU itu terus membukukan keuntungan.

Di sisi lain, Tottenham Hotspur telah mencapai posisi tertinggi dengan pendapatan 459,3 juta pounds, dan merupakan klub London peringkat teratas untuk pertama kalinya sejak survei ini digelar. Rival London Spurs, Arsenal, menderita musim kedua berturut-turut tanpa siaran Liga Champions. Arsenal jatuh dari posisi kesembilan ke posisi 11 klub terkaya.

Chelsea, yang mengumumkan kerugian setelah pajak sebesar 96 juta pounds untuk 2018/2019 pada Malam Tahun Baru, berada di urutan kesembilan Money League.

Saat ini, penghasilan MU sebesar 627,1 juta pound untuk musim 2018/2019 menempatkan Iblis Merah di posisi ketiga klub terkaya dunia, di belakang 741,1 juta pounds milik Barceloba dan 667,5 juta pounds milik Real Madrid.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA